Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi

    Juni 26, 2026

    Futsal Jadi Pelepas Stres dan Wadah Bangun Kebersamaan Anak Muda

    Juni 26, 2026

    Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kaltim

    Juni 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Tak Sekadar Rampung, Pembangunan Samarinda Harus Berdampak
    DPRD Samarinda

    Tak Sekadar Rampung, Pembangunan Samarinda Harus Berdampak

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim menegaskan pentingnya pembangunan yang tepat sasaran dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

    Hal ini disampaikannya pada rapat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 yang dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di bidang ekonomi, Selasa (5/3/2024).

    Menurut Abdul Rohim, program yang disusun oleh OPD harus sesuai dengan tujuan, sasaran dan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda 2021-2026.

    “Jangan sampai menyusun program atau sekadar menyusun kegiatan yang penting selesai. Terus setelah selesai tidak ada dampaknya terhadap pencapaian goals-nya,” tegas Abdul Rohim.

    Rapat tersebut juga menjadi forum untuk membahas tiga aspek penting dalam program pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Abdul Rohim menekankan bahwa penting bagi OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, dan Dinas PUPR untuk bersinergi dalam upaya peningkatan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

    “Kita mau pada level apa dampak yang bisa dirasakan oleh masyarakat Samarinda saat kegiatan itu sudah dilaksanakan. Jadi, tidak hanya berhenti pada output tapi juga outcome, dampak yang bisa dirasakan,” lanjutnya.

    Dalam upaya memprioritaskan bidang pembangunan ekonomi, Komisi II DPRD Samarinda fokus pada peningkatan perdagangan, jasa, perindustrian, dan pariwisata. Namun, Abdul juga menegaskan perlunya koordinasi yang baik antara OPD terkait.

    “Jangan sampai OPD ini bergerak sendiri-sendiri, karena satu program pasti ada korelasinya dengan yang lain. Misalnya, Dinas Ketahanan Pangan bicara irigasi berarti perlu ada koordinasi dengan Dinas PUPR,” paparnya.

    Politikus PKS ini juga mengingatkan agar OPD memperhatikan konsep ‘leading sector’, di mana OPD yang bertanggung jawab terhadap pencapaian target dari program pembangunan.

    “OPD selaku leading sector diharapkan mampu memimpin dan mengawasi jalannya program pembangunan, serta memberikan laporan kepada wali kota,” tambahnya.

    Abdul Rohim menekankan pentingnya konsep leading sector dalam pembangunan, di mana leading sector akan dimintai pertanggungjawaban atas jalannya suatu program.

    “Makanya saya tanyakan nanti ada konsep leading sector-nya tidak, tapi katanya ada. Nah, nanti leading sector-nya lah yang akan dimintai pertanggungjawaban,” jelas Abdul Rohim.

    Dengan demikian, upaya pembangunan di Kota Samarinda diharapkan tidak hanya berhenti pada selesai atau output. Tetapi juga memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi dan misi yang telah dirumuskan dalam RPJMD 2021-2026.

    Abdul Rohim DPRD Samarinda IKU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    DPRD Kawal Rencana Kawasan Industri Samarinda, Tegaskan Pengembangan Harus Mengacu RTRW

    Juni 26, 2026

    Buka Akses ke Retail Modern, DPRD Usulkan Batas Modal UMKM Naik Jadi Rp50 Juta

    Juni 25, 2026

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    Juni 25, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi

    R’syaJuni 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmat Ramadhan mengatakan…

    Futsal Jadi Pelepas Stres dan Wadah Bangun Kebersamaan Anak Muda

    Juni 26, 2026

    Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kaltim

    Juni 26, 2026

    Haraku Ramen Hadir Ramaikan Kuliner di Big Mall Samarinda

    Juni 26, 2026

    Partisipasi Aktif Pelaku Usaha Kaltim, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    Juni 26, 2026
    1 2 3 … 3,174 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.