Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Tak Sekadar Rampung, Pembangunan Samarinda Harus Berdampak
    DPRD Samarinda

    Tak Sekadar Rampung, Pembangunan Samarinda Harus Berdampak

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim menegaskan pentingnya pembangunan yang tepat sasaran dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

    Hal ini disampaikannya pada rapat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 yang dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di bidang ekonomi, Selasa (5/3/2024).

    Menurut Abdul Rohim, program yang disusun oleh OPD harus sesuai dengan tujuan, sasaran dan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda 2021-2026.

    “Jangan sampai menyusun program atau sekadar menyusun kegiatan yang penting selesai. Terus setelah selesai tidak ada dampaknya terhadap pencapaian goals-nya,” tegas Abdul Rohim.

    Rapat tersebut juga menjadi forum untuk membahas tiga aspek penting dalam program pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Abdul Rohim menekankan bahwa penting bagi OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, dan Dinas PUPR untuk bersinergi dalam upaya peningkatan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

    “Kita mau pada level apa dampak yang bisa dirasakan oleh masyarakat Samarinda saat kegiatan itu sudah dilaksanakan. Jadi, tidak hanya berhenti pada output tapi juga outcome, dampak yang bisa dirasakan,” lanjutnya.

    Dalam upaya memprioritaskan bidang pembangunan ekonomi, Komisi II DPRD Samarinda fokus pada peningkatan perdagangan, jasa, perindustrian, dan pariwisata. Namun, Abdul juga menegaskan perlunya koordinasi yang baik antara OPD terkait.

    “Jangan sampai OPD ini bergerak sendiri-sendiri, karena satu program pasti ada korelasinya dengan yang lain. Misalnya, Dinas Ketahanan Pangan bicara irigasi berarti perlu ada koordinasi dengan Dinas PUPR,” paparnya.

    Politikus PKS ini juga mengingatkan agar OPD memperhatikan konsep ‘leading sector’, di mana OPD yang bertanggung jawab terhadap pencapaian target dari program pembangunan.

    “OPD selaku leading sector diharapkan mampu memimpin dan mengawasi jalannya program pembangunan, serta memberikan laporan kepada wali kota,” tambahnya.

    Abdul Rohim menekankan pentingnya konsep leading sector dalam pembangunan, di mana leading sector akan dimintai pertanggungjawaban atas jalannya suatu program.

    “Makanya saya tanyakan nanti ada konsep leading sector-nya tidak, tapi katanya ada. Nah, nanti leading sector-nya lah yang akan dimintai pertanggungjawaban,” jelas Abdul Rohim.

    Dengan demikian, upaya pembangunan di Kota Samarinda diharapkan tidak hanya berhenti pada selesai atau output. Tetapi juga memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi dan misi yang telah dirumuskan dalam RPJMD 2021-2026.

    Abdul Rohim DPRD Samarinda IKU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.