Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»70 Pasangan Ikuti Germas Ibu Hamil, Mengurangi Angka Kematian
    Advertorial

    70 Pasangan Ikuti Germas Ibu Hamil, Mengurangi Angka Kematian

    MartinusBy MartinusApril 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email


    Foto : bersama Walikota Bontang Neni Moerniaeni Dengan dr Gizi dan dr. kandungan serta Kader Germas.
    Insitekaltim,Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan Kota Bontang, menggelar Germas Ibu Hamil dengan tema “melalui kelas ibu hamil kita wujudkan ibu hamil sehat dan generasi berkualitas“. Acara yang diresmikan langsung oleh Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, itu di hadiri pasangan subur, di Gedung Auditorium Tiga Dimensi, Jln. Awang Long, Kota Bontang, Selasa (30/4/2019).
    Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan Ada 70 pasangan usia subur yang hadir dan mendapatkan ilmu yang tentunya sangat bermanfaat untuk kandungan. Terbukti melalui program Germas pemerintah tidak hanya memperhatikan anak – anak saja melainkan juga orang tuanya, pasalnya hidup sehat berasal dari orang tuanya.

    “Dengan senam ini merupakan bentuk cinta kita kepada masyarakat Bontang, untuk mengurangi angka kematian ibu melahirkan, Saya ingin tidak ada angka kematian minimal 3 tahun berturur turut,” harapnya.

    Tidak hanya senam, acara tersebut juga mendatangkan dr. kandungan dan dr. gizi untuk memberikan pembelajaran informasi kepada seluruh pasangan subur yang hadir.

    Plt Kadinkes Bontang, Bahauddin mengatakan, senam ibu Hamil di anggap penting dilakukan, agar ibu dapat melahirkan dengan aman dan lancar, selain itu dengan senam dapat membantu pertumbuhan kembang janin.
    “Senam ini paling tidak dilakukan 4 kali selama masa kehamilan, untuk merangsang otak janin,” ujarnya.
    Selain itu, Senam Ibu Hamil juga bertujuan merangsang Otak anak pada saat ibu Hamil. Menurutnya senam kali ini berbeda dengan senam sebelumnya dimana ini pertama kali juga menghadirkan Bapak atau pasangan ibu hamil agar sang ayah dapat memberikan kasih sayang kepada ibu yang sedang hamil, dengan demikian dapat memebrikan pandangan positif, yang membuat hati ibu senang dan bahagia.

    ” Ini baru pertama kali menghadirkan laki laki. Agar para suami dapat mempersiapkan segalanya sebelum melahirkan, seperti jaminan kesehatan dan lainnya, saya juga berterimakasih kepada Bunda Neni karena sudah memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Kota Bontang,” tutup Bahauddin.(yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.