Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»60 Mahasiswa Samarinda Dikukuhkan Sebagai Remaja Peduli Stunting
    Pemkot Samarinda

    60 Mahasiswa Samarinda Dikukuhkan Sebagai Remaja Peduli Stunting

    LarasBy LarasJuli 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengukuhan Remaja Peduli Stunting di Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting di Samarinda, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Samarinda mengukuhkan 60 mahasiswa dari empat perguruan tinggi sebagai Remaja Peduli Stunting.

    Teks: Pengukuhan 60 mahasiswa di Samarinda sebagai Remaja Peduli Stunting

    Empat perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini adalah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda dan Universitas Mulawarman.

    Ke-60 remaja ini dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso didampingi Kepala DP2KB Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Samarinda Rinda Wahyuni Andi Harun.

    I Gusti Ayu Sulistiani menyebutkan mahasiswa yang terpilih dalam program ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap upaya pemerintah kota dalam menurunkan angka stunting.

    “Mereka berperan mendukung dan membantu kader-kader kita dalam pendataan serta mengajak masyarakat untuk datang ke posyandu,” ujarnya dalam acara Festival Bangga Kencana Ke-2 di Halaman Gor Segiri Samarinda, Kamis (4/7/2024).

    Ayu sapaan akrabnya ini berharap dalam misi jangka pendek, para mahasiswa ini dapat segera membantu meningkatkan tingkat kunjungan masyarakat ke posyandu.

    Melakukan pemeriksaan rutin di posyandu sangat diperlukan guna mendeteksi dini status gizi bayi/balita, status kesehatan calon pengantin, ibu hamil dan ibu-ibu menyusui, sehingga tidak lagi terjadi penambahan kasus baru stunting di Samarinda.

    “Harapan kita adalah supaya tingkat kunjungan ke posyandu naik dengan dukungan tenaga dari para mahasiswa ini,” ujarnya.

    Para Remaja Peduli Stunting ini akan terjun ke lapangan mendampingi kader-kader dalam mendata dan menemukan keluarga atau anak-anak dengan risiko stunting.

    Mereka juga akan mendorong orang tua untuk membawa anak-anak mereka ke posyandu, guna memastikan pemerataan pelayanan bagi bayi dan balita di seluruh Samarinda.

    Program ini diharapkan dapat berlanjut dan menyasar seluruh wilayah Samarinda, sehingga seluruh keluarga yang memiliki bayi/balita bisa mendapatkan pelayanan yang memadai di posyandu.

    Dengan adanya program Remaja Peduli Stunting ini, diharapkan angka stunting di Samarinda dapat terus menurun, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

    DP2KB I Gusti Ayu Sulistiani Rusmadi Wongso Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    Ratu ArifanzaSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman rabies masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat di Kaltim. Dalam tiga tahun…

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,368 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.