Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah
    DPRD Kaltim

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    RidhoBy RidhoMaret 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD kaltim, Hasanuddin Masud saat ditemui awak media (Insitekaltim/Dho)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan sebanyak 161 aspirasi masyarakat dari seluruh kabupaten/kota telah dihimpun dan tengah difinalisasi dalam dokumen kamus usulan sebagai dasar penyusunan program pembangunan daerah.

    Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan, kamus usulan tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi oleh 55 anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan. Saat ini, dokumen tersebut masih dalam tahap koordinasi dan belum memasuki pembahasan anggaran.

    “Kamus usulan ini disusun dari aspirasi anggota dewan. Namun pada prinsipnya tidak bisa berdiri sendiri, harus terintegrasi ke dalam program SKPD atau OPD, baik melalui pokok pikiran, hibah, maupun bantuan sosial,” ujarnya, Minggu, 22 Maret 2026.

    Ia menegaskan, integrasi ke dalam program perangkat daerah menjadi hal penting agar setiap usulan memiliki dasar yang jelas dan dapat diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Selain itu, seluruh aspirasi juga harus diselaraskan dengan program prioritas pemerintah provinsi, termasuk visi dan misi kepala daerah, agar pelaksanaannya lebih terarah dan tepat sasaran.

    Hasanuddin memastikan DPRD berkomitmen mengawal seluruh aspirasi yang telah dihimpun agar tidak terabaikan dalam proses perencanaan pembangunan.

    “Kami akan dorong semua 161 usulan itu masuk dalam Kamus Usulan. Harapannya tidak ada aspirasi masyarakat yang tercecer,” tegasnya.

    Meski demikian, ia mengakui terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Ia menyebutkan, nilai APBD Kaltim mengalami penurunan dari sebelumnya sekitar Rp14 triliun menjadi diperkirakan Rp12 triliun.

    “Dengan kondisi anggaran yang menurun, tentu tidak semua usulan bisa menjadi program prioritas. Harus ada penyesuaian,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembahasan anggaran nantinya akan dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah, sebelum dikonsultasikan ke pemerintah pusat.

    Ia juga menyoroti adanya keterbatasan kewenangan daerah dalam merealisasikan sejumlah aspirasi, khususnya di sektor pertanian.

    “Ada program yang tidak lagi menjadi kewenangan daerah, seperti pengadaan alat dan mesin pertanian. Kalau dipaksakan, itu melanggar aturan,” katanya.

    Hasanuddin menargetkan penyusunan Kamus Usulan dapat rampung pada akhir bulan ini sebelum memasuki tahap pembahasan lanjutan.

    “Ini masih tahap awal. Setelah Kamus Usulan selesai, baru kita bahas bersama apakah seluruhnya bisa masuk ke program pemerintah daerah,” pungkasnya.

     

    DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud Ketua DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026

    SMK di PPU Masih Bergelut dengan Drainase dan Jalan Becek, Aktivitas Belajar Sering Terganggu

    Juni 16, 2026

    Kekosongan Jabatan Definitif di Disdikbud Kaltim Dinilai Jadi Pangkal Kisruh Surat Tugas Guru

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.