Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»11 Ekor Penyu Sisik dan Ikan Napoleon Dilepas
    Advertorial

    11 Ekor Penyu Sisik dan Ikan Napoleon Dilepas

    MartinusBy MartinusApril 25, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Sebanyak 11 ekor penyu sisik dan 10 ikan napoleon di lepaskan di tobok batang perairan Kota Bontang. pelepasliaran yang dilakukan oleh pemkot bontang, serta Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak,Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tarakan, BKSD kaltim, dan PT. Pupuk Katim. Pada Kamis (25/4/2019).

    Penyu sisik itu merupakan hasil tangkapan nelayan, yang kemudian diselamatkan oleh nelayan koperasi Bontang. Kegiatan ini diharapkan, masyarakat dapat melestarikan laut, khusunya di perairan Bontang.
    Sebelum di lepas liarkan, penyu ini terlebih dahulu dipulihkan, setelah siap, penyu tersebut kemudian dilepas di kawasan perairan di Terumbu Karang Buatan, yang telah ditumbuhi soft coral dan hard coral.
    Asisten III, Nurul Hidayati mengatakan, pihaknya atas nama pemerintah Kota Bontang mengapresiasi kegiatan tersebut, dimana kegiatan ini sangat sejalan dengan visi misi Kota Bontang, dengan program pemerintah, seperti smart, green dan creativ city.

    “kegiatan ini, sejalan dengan program pemerintah yaitu menjaga lingkungan, lingkungan kita masih terjaga dengan baik, hal itu terbukti adanya mangruv yang tumbuh subur,”ujarnya.
    Menurutnya, meskipun Kota Bontang, memiliki industri namu tidak berdampak pada perairan di Kota Bontang, sehingga ikan masih bisa hidup dengan baik.
    “Walaupun ada industri tapi tidak terdampak, ya mungkin ada sedikit, tapi masih bisa di minimalisir, ini adalah salah satu pembuktiannya dengan jarak 5 menit dari PKT ikan masih hidup di keramba, industri memang tidak bisa dipungkuri pasti berdampak, namun bagaimana kita dapat menjaga lingkungan kita dengan baik,” tandasnya.

    Selain pelepasan penyu, rombongan pemerintah Bontang juga mengunjungi keramba Jaring Apung, pada akhir kegiatan tersebut, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tarakan, memberikan plakat kenangan kepada, Asisten III sebgai perwakilan pemerintah Kota Bontang. (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.