Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata
    Samarinda

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMay 16, 2026Updated:July 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat memberikan keterangan pers (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work from home (WFH) oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    Menurutnya, sistem pengawasan yang diterapkan Pemkot Samarinda telah dirancang secara ketat, transparan, dan berbasis teknologi, sehingga meminimalkan celah kecurangan. Salah satu langkah utama yang diterapkan adalah penggunaan dashboard monitoring yang dapat diakses secara real-time oleh publik.

    “Kita sudah melakukan transparansi kepada semua pihak, termasuk wartawan. Kita buat dashboard monitoring agar pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat,” ujar Andi Harun saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu, 13 Mei 2026.

    Selain itu, sistem absensi ASN juga telah menggunakan teknologi face recognition yang dilengkapi dengan validasi berlapis hingga dua sampai tiga kali. Tidak hanya itu, setiap ASN yang menjalankan WFH juga diwajibkan mengirimkan laporan harian yang dapat dipantau secara langsung oleh sistem.

    Andi Harun menjelaskan, sistem tersebut juga mampu mendeteksi pergerakan ASN selama jam kerja melalui pemantauan berbasis GPS. Jika ditemukan adanya indikasi manipulasi lokasi atau aktivitas di luar ketentuan, sistem akan segera memberikan notifikasi dalam hitungan detik.

    “Kalau ada rekayasa positioning GPS, sistem kita bisa langsung mendeteksi. Jadi tidak mudah untuk bermain-main,” tegasnya.

    Ia menambahkan, selain pendekatan teknologi, Pemkot Samarinda juga mengedepankan upaya membangun kesadaran ASN terhadap pentingnya kebijakan WFH.

    Menurutnya, kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah pusat tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus disertai pemahaman akan manfaatnya.

    “Kalau hanya patuh, itu sekadar menjalankan kewajiban. Tapi kalau ada kesadaran, maka pelaksanaan kebijakan itu benar-benar didasari kebutuhan dan manfaat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Andi Harun menyebutkan bahwa kebijakan WFH juga bertujuan untuk mendorong efisiensi, seperti penghematan bahan bakar minyak (BBM), penurunan emisi, serta pengurangan penggunaan energi seperti listrik dan air.

    Ia juga mengungkapkan sejumlah perwakilan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim telah datang ke Samarinda untuk mempelajari sistem monitoring WFH yang diterapkan.

    “Mereka datang untuk belajar bagaimana kita membangun sistem monitoring ini. Karena pada akhirnya kita ingin memastikan bahwa kebijakan ini berjalan efektif dan akuntabel,” katanya.

    Dengan sistem yang terintegrasi dan pengawasan yang terbuka, Andi Harun optimistis kasus pelanggaran seperti yang terjadi di daerah lain tidak akan mudah terjadi di Samarinda.

    “Dengan pendekatan transparansi, integritas, dan akuntabilitas, kita mengajak semua pihak untuk jujur dalam menjalankan kebijakan nasional,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    July 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    July 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    July 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    July 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    July 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    July 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.