Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata
    Samarinda

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 16, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat memberikan keterangan pers (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work from home (WFH) oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    Menurutnya, sistem pengawasan yang diterapkan Pemkot Samarinda telah dirancang secara ketat, transparan, dan berbasis teknologi, sehingga meminimalkan celah kecurangan. Salah satu langkah utama yang diterapkan adalah penggunaan dashboard monitoring yang dapat diakses secara real-time oleh publik.

    “Kita sudah melakukan transparansi kepada semua pihak, termasuk wartawan. Kita buat dashboard monitoring agar pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat,” ujar Andi Harun saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu, 13 Mei 2026.

    Selain itu, sistem absensi ASN juga telah menggunakan teknologi face recognition yang dilengkapi dengan validasi berlapis hingga dua sampai tiga kali. Tidak hanya itu, setiap ASN yang menjalankan WFH juga diwajibkan mengirimkan laporan harian yang dapat dipantau secara langsung oleh sistem.

    Andi Harun menjelaskan, sistem tersebut juga mampu mendeteksi pergerakan ASN selama jam kerja melalui pemantauan berbasis GPS. Jika ditemukan adanya indikasi manipulasi lokasi atau aktivitas di luar ketentuan, sistem akan segera memberikan notifikasi dalam hitungan detik.

    “Kalau ada rekayasa positioning GPS, sistem kita bisa langsung mendeteksi. Jadi tidak mudah untuk bermain-main,” tegasnya.

    Ia menambahkan, selain pendekatan teknologi, Pemkot Samarinda juga mengedepankan upaya membangun kesadaran ASN terhadap pentingnya kebijakan WFH.

    Menurutnya, kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah pusat tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus disertai pemahaman akan manfaatnya.

    “Kalau hanya patuh, itu sekadar menjalankan kewajiban. Tapi kalau ada kesadaran, maka pelaksanaan kebijakan itu benar-benar didasari kebutuhan dan manfaat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Andi Harun menyebutkan bahwa kebijakan WFH juga bertujuan untuk mendorong efisiensi, seperti penghematan bahan bakar minyak (BBM), penurunan emisi, serta pengurangan penggunaan energi seperti listrik dan air.

    Ia juga mengungkapkan sejumlah perwakilan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim telah datang ke Samarinda untuk mempelajari sistem monitoring WFH yang diterapkan.

    “Mereka datang untuk belajar bagaimana kita membangun sistem monitoring ini. Karena pada akhirnya kita ingin memastikan bahwa kebijakan ini berjalan efektif dan akuntabel,” katanya.

    Dengan sistem yang terintegrasi dan pengawasan yang terbuka, Andi Harun optimistis kasus pelanggaran seperti yang terjadi di daerah lain tidak akan mudah terjadi di Samarinda.

    “Dengan pendekatan transparansi, integritas, dan akuntabilitas, kita mengajak semua pihak untuk jujur dalam menjalankan kebijakan nasional,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Satpol PP Akui Tak Bisa Bergerak Sendiri, Dukungan Polresta Dinilai Krusial Saat Penegakan Perda

    Juli 1, 2026

    Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Samarinda Komitmen Tingkatkan Profesionalisme

    Juli 1, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026

    Haraku Ramen Hadir Ramaikan Kuliner di Big Mall Samarinda

    Juni 26, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    SittiJuli 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana penambahan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk kelanjutan megaproyek Terowongan Samarinda dipastikan…

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    Juli 7, 2026

    Messi Pimpin Argentina Hadapi Mesir, Tiket Delapan Besar Jadi Taruhan

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,197 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.