Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gowes Wisata Kaltim Bakal Digelar Tiap Dua Bulan, Sasar Destinasi dan Usaha Lokal

    Agustus 22, 2026

    Usulan Anggaran Antisipasi El Nino Samarinda Tembus Rp900 Juta

    Agustus 22, 2026

    Festival Merah Putih Kaltim Sediakan CKG, Warga Untuk Periksa Kesehatan Dasar

    Agustus 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai
    Pemkot Samarinda

    Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 9, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti keberadaan para pejabat dan warga kategori mampu yang tidak semestinya terdaftar sebagai penerima bantuan miskin dalam data resmi.

    Dalam upayanya untuk mengatasi kemiskinan di Kota Tepian, Andi Harun memerhatikan penurunan signifikan jumlah penduduk miskin. Namun ia menemukan kejanggalan dalam data yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara status sosio-ekonomi dengan kriteria penerima bantuan.

    Andi Harun mengungkapkan bahwa sejak kepemimpinannya, angka kemiskinan di Samarinda telah mengalami penurunan dari 9 persen menjadi 5,3 persen dari total 823 ribu penduduk, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun

    “Saya memimpin Samarinda itu angkanya masih 9 persen dan sekarang sudah mencapai 5,3 persen,” ungkap orang nomor satu di Kota Tepian itu, Senin (8/4/2024).

    Namun, ia juga menyoroti keberadaan orang-orang kategori sangat mampu yang telah lama terdaftar sebagai penerima bantuan miskin, yang secara tidak langsung menghambat upaya pengurangan kemiskinan yang lebih efektif.

    Tindakan konkret diambil oleh Wali Kota Andi Harun dengan memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk bekerja sama dengan mahasiswa dari perguruan tinggi serta masyarakat dalam melakukan survei door to door.

    Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa data penerima bantuan miskin sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

    “Saya curiga. Setelah saya perintahkan untuk data ulang, ternyata benar dugaan saya, data yang masuk banyak data yang bohong. Bahkan ada pejabat yang masuk dalam daftar penerima bantuan tunai,” ujar Andi Harun.

    Salah satu contoh kategori yang disoroti adalah keberadaan pejabat atau pegawai negeri yang memiliki dua rumah, di mana rumah yang kondisinya tidak layak huni dimasukkan ke dalam kategori miskin. Hal ini merupakan tindakan yang merugikan dan tidak sesuai dengan semangat upaya penanggulangan kemiskinan.

    “Perbuatan seperti ini seharusnya sejak bertahun-tahun lalu sudah dimusnahkan. Karena ini hanya menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang yang layak mendapatkannya,” tegasnya.

    Andi Harun menambahkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan kerja sama dan kejujuran dari seluruh lapisan masyarakat.

    Ia meminta agar masyarakat dan organisasi yang memiliki data yang akurat mengenai kondisi keluarga miskin di Samarinda untuk berkontribusi dalam menyediakan informasi yang tepat.

    Hal ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

    “Pekerjaan pemerintah kota ini akan menjadi lebih efektif jika kita memiliki dukungan dari seluruh masyarakat yang peduli terhadap masalah kemiskinan. Kurang berkecukupan itu bukan hanya tanggung jawab suatu organisasi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

    Andi Harun Diskominfo Kemiskinan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    130 PNS Samarinda Terima Satyalancana, Tekankan Makna Pengabdian kepada Negara

    Agustus 20, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Satgas Jukir Liar Segera Dibentuk, Andi Harun: Kalau Mengintimidasi Itu Pidana

    Agustus 17, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gowes Wisata Kaltim Bakal Digelar Tiap Dua Bulan, Sasar Destinasi dan Usaha Lokal

    R’syaAgustus 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) akan menjadikan Gowes Wisata sebagai agenda rutin…

    Usulan Anggaran Antisipasi El Nino Samarinda Tembus Rp900 Juta

    Agustus 22, 2026

    Festival Merah Putih Kaltim Sediakan CKG, Warga Untuk Periksa Kesehatan Dasar

    Agustus 22, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,290 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.