Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    Mei 21, 2026

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai
    Pemkot Samarinda

    Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 9, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti keberadaan para pejabat dan warga kategori mampu yang tidak semestinya terdaftar sebagai penerima bantuan miskin dalam data resmi.

    Dalam upayanya untuk mengatasi kemiskinan di Kota Tepian, Andi Harun memerhatikan penurunan signifikan jumlah penduduk miskin. Namun ia menemukan kejanggalan dalam data yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara status sosio-ekonomi dengan kriteria penerima bantuan.

    Andi Harun mengungkapkan bahwa sejak kepemimpinannya, angka kemiskinan di Samarinda telah mengalami penurunan dari 9 persen menjadi 5,3 persen dari total 823 ribu penduduk, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun

    “Saya memimpin Samarinda itu angkanya masih 9 persen dan sekarang sudah mencapai 5,3 persen,” ungkap orang nomor satu di Kota Tepian itu, Senin (8/4/2024).

    Namun, ia juga menyoroti keberadaan orang-orang kategori sangat mampu yang telah lama terdaftar sebagai penerima bantuan miskin, yang secara tidak langsung menghambat upaya pengurangan kemiskinan yang lebih efektif.

    Tindakan konkret diambil oleh Wali Kota Andi Harun dengan memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk bekerja sama dengan mahasiswa dari perguruan tinggi serta masyarakat dalam melakukan survei door to door.

    Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa data penerima bantuan miskin sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

    “Saya curiga. Setelah saya perintahkan untuk data ulang, ternyata benar dugaan saya, data yang masuk banyak data yang bohong. Bahkan ada pejabat yang masuk dalam daftar penerima bantuan tunai,” ujar Andi Harun.

    Salah satu contoh kategori yang disoroti adalah keberadaan pejabat atau pegawai negeri yang memiliki dua rumah, di mana rumah yang kondisinya tidak layak huni dimasukkan ke dalam kategori miskin. Hal ini merupakan tindakan yang merugikan dan tidak sesuai dengan semangat upaya penanggulangan kemiskinan.

    “Perbuatan seperti ini seharusnya sejak bertahun-tahun lalu sudah dimusnahkan. Karena ini hanya menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang yang layak mendapatkannya,” tegasnya.

    Andi Harun menambahkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan kerja sama dan kejujuran dari seluruh lapisan masyarakat.

    Ia meminta agar masyarakat dan organisasi yang memiliki data yang akurat mengenai kondisi keluarga miskin di Samarinda untuk berkontribusi dalam menyediakan informasi yang tepat.

    Hal ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

    “Pekerjaan pemerintah kota ini akan menjadi lebih efektif jika kita memiliki dukungan dari seluruh masyarakat yang peduli terhadap masalah kemiskinan. Kurang berkecukupan itu bukan hanya tanggung jawab suatu organisasi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

    Andi Harun Diskominfo Kemiskinan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    SittiMei 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Segiri Samarinda mulai menunjukkan tren beragam…

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026

    Sidak LPG Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Temukan Timbangan Error di SPBE Tanah Merah

    Mei 21, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026
    1 2 3 … 3,100 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.