Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai
    Pemkot Samarinda

    Wali Kota Samarinda Kecewa, Ada Pejabat Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Tunai

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 9, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti keberadaan para pejabat dan warga kategori mampu yang tidak semestinya terdaftar sebagai penerima bantuan miskin dalam data resmi.

    Dalam upayanya untuk mengatasi kemiskinan di Kota Tepian, Andi Harun memerhatikan penurunan signifikan jumlah penduduk miskin. Namun ia menemukan kejanggalan dalam data yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara status sosio-ekonomi dengan kriteria penerima bantuan.

    Andi Harun mengungkapkan bahwa sejak kepemimpinannya, angka kemiskinan di Samarinda telah mengalami penurunan dari 9 persen menjadi 5,3 persen dari total 823 ribu penduduk, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun

    “Saya memimpin Samarinda itu angkanya masih 9 persen dan sekarang sudah mencapai 5,3 persen,” ungkap orang nomor satu di Kota Tepian itu, Senin (8/4/2024).

    Namun, ia juga menyoroti keberadaan orang-orang kategori sangat mampu yang telah lama terdaftar sebagai penerima bantuan miskin, yang secara tidak langsung menghambat upaya pengurangan kemiskinan yang lebih efektif.

    Tindakan konkret diambil oleh Wali Kota Andi Harun dengan memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk bekerja sama dengan mahasiswa dari perguruan tinggi serta masyarakat dalam melakukan survei door to door.

    Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa data penerima bantuan miskin sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

    “Saya curiga. Setelah saya perintahkan untuk data ulang, ternyata benar dugaan saya, data yang masuk banyak data yang bohong. Bahkan ada pejabat yang masuk dalam daftar penerima bantuan tunai,” ujar Andi Harun.

    Salah satu contoh kategori yang disoroti adalah keberadaan pejabat atau pegawai negeri yang memiliki dua rumah, di mana rumah yang kondisinya tidak layak huni dimasukkan ke dalam kategori miskin. Hal ini merupakan tindakan yang merugikan dan tidak sesuai dengan semangat upaya penanggulangan kemiskinan.

    “Perbuatan seperti ini seharusnya sejak bertahun-tahun lalu sudah dimusnahkan. Karena ini hanya menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang yang layak mendapatkannya,” tegasnya.

    Andi Harun menambahkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan kerja sama dan kejujuran dari seluruh lapisan masyarakat.

    Ia meminta agar masyarakat dan organisasi yang memiliki data yang akurat mengenai kondisi keluarga miskin di Samarinda untuk berkontribusi dalam menyediakan informasi yang tepat.

    Hal ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

    “Pekerjaan pemerintah kota ini akan menjadi lebih efektif jika kita memiliki dukungan dari seluruh masyarakat yang peduli terhadap masalah kemiskinan. Kurang berkecukupan itu bukan hanya tanggung jawab suatu organisasi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

    Andi Harun Diskominfo Kemiskinan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Oktober 1, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Andi Harun: Samarinda Maju Tak Boleh Kehilangan Identitas Budaya

    Juli 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Ratu ArifanzaOktober 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda mengembangkan sistem pelayanan ketenagakerjaan berbasis digital…

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    Kontribusi Hotel Samarinda Menurun, DPRD Soroti Efisiensi Pemerintah

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026
    1 2 3 … 3,376 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.