Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sasar Pelajar SD, Program Gemarikan Tanamkan Pentingnya Konsumsi Ikan Sejak Dini

    Juni 12, 2026

    Dishub Bidik Optimalisasi PAD, Dorong Masyarakat Manfaat Program Parkir Berlangganan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Vaksinasi Tanpa Jarum, Inovasi Masa Depan untuk Lawan Pandemi
    Kesehatan

    Vaksinasi Tanpa Jarum, Inovasi Masa Depan untuk Lawan Pandemi

    LarasBy LarasJanuari 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi vaksin intranasal oleh tenaga kesehatan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Teknologi vaksin intranasal yang diberikan melalui semprotan hidung, menawarkan metode baru dalam dunia kesehatan.

    Selain lebih nyaman karena tidak memerlukan jarum, vaksin ini dirancang untuk memberikan perlindungan langsung di saluran pernapasan atas, area yang sering menjadi pintu masuk patogen penyebab penyakit.

    Vaksin intranasal memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan vaksin suntik konvensional. Pertama, vaksin ini dapat meningkatkan respons imun mukosa dan sistemik, sehingga perlindungan lebih optimal.

    Kedua, metode ini non-invasif, sehingga lebih nyaman digunakan. Ketiga, vaksin ini efektif melawan patogen di saluran pernapasan, karena mampu menginduksi antibodi imunoglobulin A (IgA) yang spesifik.

    Meski menawarkan banyak manfaat, pengembangan vaksin intranasal tidak mudah. Salah satu tantangan utama adalah stabilitas antigen yang harus tinggi agar vaksin tetap efektif.

    Selain itu, lendir hidung dapat dengan cepat menghapus vaksin, sehingga dibutuhkan adjuvant atau bahan tambahan khusus untuk memperkuat efektivitasnya.

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini sedang mengembangkan vaksin intranasal berbasis protein rekombinan. Teknologi ini menggunakan nanopartikel berbahan kitosan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas antigen.

    “Untuk pengembangan vaksin nasal ini, telah dihasilkan protein fusi yang mengandung tandem repeat epitope, yaitu CTA1-(S14P5)4-DD dan CTA1-(S21P2)4-DDI dalam nanopartikel kitosan. Saat ini sedang dilakukan uji imunogenisitas pada hewan coba,” jelas Kepala Pusat Riset Veteriner BRIN Harimurti Nuradji pada Sabtu, 11 Januari 2025.

    Dengan riset yang terus berlanjut, vaksin intranasal diharapkan menjadi solusi masa depan dalam menghadapi pandemi, memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat.

    BRIN Teknologi Vaksin Intranasal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Penduduk Bertambah, Fasilitas Kesehatan Terus Berkembang

    Juni 11, 2026

    Peserta Gratispol Boleh Naik Kelas, tapi Perawatan Diusulkan Tak Lagi Ditanggung APBD

    Juni 10, 2026

    Pasien Tetap Berhak Dijamin BPJS Kesehatan, Meski Menolak Tindakan Medis Tertentu

    Juni 9, 2026

    Perbedaan Susu Pasteurisasi dan Susu UHT yang Perlu Diketahui, Konsumen Jangan Salah Pilih

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sasar Pelajar SD, Program Gemarikan Tanamkan Pentingnya Konsumsi Ikan Sejak Dini

    SittiJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya menanamkan pola makan sehat sejak dini terus dilakukan di lingkungan sekolah.…

    Dishub Bidik Optimalisasi PAD, Dorong Masyarakat Manfaat Program Parkir Berlangganan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026
    1 2 3 … 3,139 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.