Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi
    Ekonomi

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 28, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Senator DPD RI Kaltim, Aji Mirni Mawarni (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Kalimantan Timur (Kaltim) Aji Mirni Mawarni menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari lemahnya sistem pemasaran, pengemasan produk hingga sulitnya memperoleh permodalan dari perbankan.

    Menurut Mirni persoalan tersebut perlu mendapat perhatian melalui pelatihan dan kemudahan akses permodalan. Ia menyebut dirinya tengah berupaya mendorong adanya program pelatihan dari pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di Kaltim.

    “UMKM ingin didorong, ternyata permasalahannya banyak juga. Pertama, salah satunya sistem marketing kita masih lemah di para UMKM. Kemudian sistem pengemasan juga masih kurang. Jadi memang perlu adanya pelatihan-pelatihan,” kata Mirni, Kamis, 27 Agustus 2026, saat berada di PWI Kaltim.

    Selain peningkatan kemampuan pemasaran dan pengemasan Mirni menilai akses permodalan juga menjadi tantangan bagi pelaku UMKM. Berdasarkan penelusurannya, pelaku UMKM masih mengalami kesulitan ketika hendak memperoleh modal secara langsung dari perbankan.

    “Permodalan ini ketika saya cek susah sekali UMKM itu mendapatkan permodalan langsung dari bank,” ujarnya.

    Sebagai salah satu alternatif Mirni mendorong pelaku UMKM membentuk koperasi, khususnya koperasi simpan pinjam. Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi salah satu jalan agar akses pembiayaan melalui perbankan dapat disalurkan kepada pelaku UMKM melalui koperasi.

    Namun ia mengakui pembentukan koperasi membutuhkan proses yang tidak sederhana. Mulai dari memastikan sistem iuran berjalan hingga memastikan anggota tidak memiliki persoalan utang dengan pihak perbankan.

    “Padahal pelaku UMKM butuh modal cepat dan langsung. Kita lagi cari solusi, mudah-mudahan ke depan permodalan ini tidak sesulit seperti biasanya,” jelas Mirni.

    Di sisi lain Mirni juga mendorong generasi muda Kaltim membangun pola pikir kewirausahaan. Ia meminta anak muda tidak menjadikan usaha sekadar sebagai batu loncatan sembari menunggu pekerjaan.

    Menurutnya usaha yang dirintis perlu dijalankan dengan sungguh-sungguh karena dapat berkembang menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

    “Mulai sekarang anak-anak muda Kaltim itu jangan berpikir batu loncatan lagi. Kalau punya usaha itu saja. Ketika menjalankan sesuatu usaha jangan cuma menjadi batu loncatan, tapi benar-benar sungguh-sungguh,” tegasnya.

    Mirni menilai usaha sederhana seperti jasa pengetikan maupun kedai kopi juga dapat menjadi awal bagi anak muda untuk membangun usaha sendiri.

    Menurutnya hal terpenting adalah keseriusan dalam menjalankannya dan tidak memandang usaha tersebut hanya sebagai pilihan sementara.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    SintaOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Mencari pekerjaan bukan sekadar menemukan lowongan yang sesuai, tetapi juga memastikan posisi…

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026

    Saefuddin Harap PERDESTI Perkuat Profesionalisme Dokter Estetika

    Oktober 18, 2026

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,391 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.