Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Rp20 Miliar untuk Porprov Kaltim, Dispora Pangkas Belanja Non-Prioritas

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi
    Ekonomi

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Senator DPD RI Kaltim, Aji Mirni Mawarni (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Kalimantan Timur (Kaltim) Aji Mirni Mawarni menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari lemahnya sistem pemasaran, pengemasan produk hingga sulitnya memperoleh permodalan dari perbankan.

    Menurut Mirni persoalan tersebut perlu mendapat perhatian melalui pelatihan dan kemudahan akses permodalan. Ia menyebut dirinya tengah berupaya mendorong adanya program pelatihan dari pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di Kaltim.

    “UMKM ingin didorong, ternyata permasalahannya banyak juga. Pertama, salah satunya sistem marketing kita masih lemah di para UMKM. Kemudian sistem pengemasan juga masih kurang. Jadi memang perlu adanya pelatihan-pelatihan,” kata Mirni, Kamis, 27 Agustus 2026, saat berada di PWI Kaltim.

    Selain peningkatan kemampuan pemasaran dan pengemasan Mirni menilai akses permodalan juga menjadi tantangan bagi pelaku UMKM. Berdasarkan penelusurannya, pelaku UMKM masih mengalami kesulitan ketika hendak memperoleh modal secara langsung dari perbankan.

    “Permodalan ini ketika saya cek susah sekali UMKM itu mendapatkan permodalan langsung dari bank,” ujarnya.

    Sebagai salah satu alternatif Mirni mendorong pelaku UMKM membentuk koperasi, khususnya koperasi simpan pinjam. Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi salah satu jalan agar akses pembiayaan melalui perbankan dapat disalurkan kepada pelaku UMKM melalui koperasi.

    Namun ia mengakui pembentukan koperasi membutuhkan proses yang tidak sederhana. Mulai dari memastikan sistem iuran berjalan hingga memastikan anggota tidak memiliki persoalan utang dengan pihak perbankan.

    “Padahal pelaku UMKM butuh modal cepat dan langsung. Kita lagi cari solusi, mudah-mudahan ke depan permodalan ini tidak sesulit seperti biasanya,” jelas Mirni.

    Di sisi lain Mirni juga mendorong generasi muda Kaltim membangun pola pikir kewirausahaan. Ia meminta anak muda tidak menjadikan usaha sekadar sebagai batu loncatan sembari menunggu pekerjaan.

    Menurutnya usaha yang dirintis perlu dijalankan dengan sungguh-sungguh karena dapat berkembang menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

    “Mulai sekarang anak-anak muda Kaltim itu jangan berpikir batu loncatan lagi. Kalau punya usaha itu saja. Ketika menjalankan sesuatu usaha jangan cuma menjadi batu loncatan, tapi benar-benar sungguh-sungguh,” tegasnya.

    Mirni menilai usaha sederhana seperti jasa pengetikan maupun kedai kopi juga dapat menjadi awal bagi anak muda untuk membangun usaha sendiri.

    Menurutnya hal terpenting adalah keseriusan dalam menjalankannya dan tidak memandang usaha tersebut hanya sebagai pilihan sementara.

    Aji Mirni Mawarni DPD RI UMKM Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPD RI Hanya Ikut Bahas UU di Tingkat Pertama, Aji Mirni Dorong Peran Lebih Besar

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Rp20 Miliar untuk Porprov Kaltim, Dispora Pangkas Belanja Non-Prioritas

    Agustus 28, 2026

    DPD RI Hanya Ikut Bahas UU di Tingkat Pertama, Aji Mirni Dorong Peran Lebih Besar

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026
    1 2 3 … 3,303 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.