Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim
    Olahraga

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    SittiBy SittiJuni 14, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah (insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Riuh sorak dari arena pertandingan tak hanya menjadi milik para atlet karate yang berlaga di Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

    Di balik suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut, kampus juga sedang menguji satu gagasan yang kini menjadi arah baru pendidikan tinggi kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    Kejuaraan yang berlangsung 13–14 Juni 2026 itu diikuti 27 kontingen dengan sekitar 360 atlet dari berbagai daerah di Kaltim. Sebanyak 493 nomor pertandingan dipertandingkan dalam kategori kata dan kumite.

    Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan penyelenggaraan kejuaraan merupakan bagian dari implementasi konsep kampus berdampak yang kini menjadi arah kebijakan pendidikan tinggi setelah program Merdeka Belajar.

    Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga harus terlibat langsung dalam praktik di lapangan.

    “Sebagian besar panitia kegiatan ini adalah mahasiswa. Mereka belajar mengelola pertandingan, melakukan evaluasi kegiatan, sampai menerapkan materi yang selama ini dipelajari di kelas,” ujarnya.

    Sejumlah mata kuliah, seperti manajemen pertandingan hingga kepelatihan olahraga, diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan turnamen tersebut.

    Karena itu, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau perolehan medali, tetapi juga dari pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa selama proses penyelenggaraan.

    Selain menjadi ruang praktik akademik, turnamen juga dimaksudkan untuk memperluas peran kampus dalam pembinaan masyarakat, khususnya di bidang olahraga.

    Karate bukan satu-satunya cabang yang akan dikembangkan. Sebelumnya kampus juga telah menggelar kegiatan serupa untuk silat, hapkido, hingga lomba ketangkasan baris-berbaris.

    “Kami ingin kampus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan potensi,” katanya.

    Ia juga mengakui bahwa selama bertahun-tahun keberadaan IKIP PGRI Kaltim kurang dikenal luas karena lokasinya yang berada di kawasan permukiman.

    Melalui berbagai kegiatan terbuka, kampus berupaya memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

    “Kalau orang tidak datang ke sini, mereka mungkin tidak tahu ada kampus yang lingkungannya asri dan aktif mengembangkan berbagai kegiatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Muhammad Rohadi mengatakan turnamen perdana tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi karate di Kaltim.

    “Pembinaan atlet tidak bisa hanya mengandalkan latihan. Mereka perlu kompetisi yang berkelanjutan agar kemampuan dan mental bertanding terus berkembang,” katanya.

    Penyelenggaraan turnamen perdana bukan perkara mudah. Keterbatasan anggaran membuat panitia harus mengandalkan dukungan sponsor dan berbagai pihak agar kegiatan tetap terlaksana.

    Meski demikian, antusiasme peserta menjadi sinyal bahwa kebutuhan terhadap kompetisi karate di daerah masih sangat tinggi.

    Ke depan, Rohadi berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin dengan dukungan yang lebih besar, sehingga mampu berkontribusi dalam pembinaan atlet sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam pengembangan olahraga prestasi.

    Harapan itu bukan tanpa dasar. Pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional Perguruan Tinggi PGRI tahun 2025 di Madiun, mahasiswa IKIP PGRI Kaltim berhasil membawa pulang medali emas dan perak dari cabang karate.

    “Capaian itu menunjukkan bahwa perguruan tinggi juga bisa menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi. Tinggal bagaimana pembinaan dan kompetisinya terus diperkuat,” tukasnya.

     



    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    Agustus 10, 2026

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Ricky Nelson Siapkan Banyak Opsi Pemain Jelang Liga 1 2026/27

    Agustus 6, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    Agustus 5, 2026

    Target Pertahankan Juara Umum Porprov, Perbasi Soroti Minimnya Fasilitas Basket Samarinda

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Layanan WiFi Gratis di sejumlah titik di Kota Bontang mengalami gangguan. Akses…

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.