Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen
    Olahraga

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    R’syaBy R’syaAgustus 10, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas yang digelar di Kota Tangerang, Banten, pada 7-8 Agustus 2026 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memperkuat kompetensi pelatih dan penggerak olahraga disabilitas di tengah masih rendahnya partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan olahraga. Upaya tersebut dilakukan melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas yang digelar di Kota Tangerang, Banten, pada 7-8 Agustus 2026.

    Plh. Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Budi Ariyanto Muslim mengatakan, pengembangan pelatih menjadi bagian penting untuk memperluas partisipasi olahraga di kalangan penyandang disabilitas.

    “Program Pemberdayaan Pelatih Olahraga Disabilitas adalah program pengembangan pelatih olahraga penyandang disabilitas yang berfokus pada peningkatan kompetensi melatih dan perluasan partisipasi olahraga komunitas disabilitas di Indonesia,” ujarnya.

    Menurutnya, ToT tersebut merupakan tindak lanjut program prioritas dan berkelanjutan dalam pembinaan olahraga disabilitas. Kemenpora berharap para peserta tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh, tetapi juga menjadi penggerak di daerah masing-masing.

    “Kami berharap kegiatan ini melahirkan penggerak-penggerak yang berkompeten dan menjadi awal pembinaan yang berkelanjutan serta mampu menjadi multiplier di daerah masing-masing dan untuk masa depan olahraga disabilitas Indonesia yang semakin gemilang dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” harapnya.

    Pelatih Nasional NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) M. Bram Riyadi menekankan pentingnya kemampuan pelatih dalam memahami kebutuhan setiap atlet. Pendekatan latihan tidak bisa disamaratakan karena setiap atlet memiliki klasifikasi dan hambatan yang berbeda.

    “Setiap atlet disabilitas memerlukan pendekatan yang berbeda-beda karena memang atlet memiliki masing-masing klasifikasi. Setiap klasifikasi memiliki unsur-unsur berbeda dalam peningkatan kebutuhan latihannya,” jelasnya.

    Bram menyebut pelatih perlu memahami hambatan yang dimiliki masing-masing atlet agar dapat menentukan metode pendampingan dan latihan yang sesuai.

    “Pelatih sangat perlu memahami unsur-unsur hambatan yang ada dalam masing-masing atlet disabilitas. Di setiap masing-masing hambatan memiliki cara pendampingan dan proses cara melatihnya yang berbeda-beda,” tegasnya.

    Kebutuhan peningkatan kapasitas pelatih tersebut menjadi penting karena jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,9 juta orang atau sekitar 8,5-9 persen dari populasi nasional berdasarkan data BPS 2024.

    Namun, Kemenpora mencatat baru sekitar 11,6 persen dari total penyandang disabilitas tersebut yang aktif berolahraga. Rendahnya akses, layanan, fasilitas, serta dukungan tenaga pelatih menjadi sejumlah faktor yang membuat partisipasi olahraga kelompok disabilitas masih terbatas. Sedikitnya terdapat 92 pelatih olahraga disabilitas dengan latar belakang pelatih NPCI.

    Salah satu peserta ToT, Citra yang merupakan guru sekolah khusus mengaku pelatihan tersebut memberinya pemahaman untuk mengidentifikasi kemampuan, potensi, serta hambatan yang dimiliki peserta didik.

    “Saya mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara mengetahui profil dari para murid terkait dengan kemampuannya, potensi yang dimiliki dan kekurangan atau hambatan yang dimilikinya,” tuturnya.

    Pengetahuan tersebut juga membantunya memodifikasi alat bantu yang dapat menunjang latihan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

    ToT tersebut diikuti atlet, pelatih dan penggerak olahraga dari berbagai kategori disabilitas. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari NPCI Pusat dan Universitas Negeri Surakarta.

     

    Atlet Disabilitas Budi Ariyanto Muslim Disabilitas Kemenpora RI Olahraga Olahraga Disabilitas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    ArumSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Realisasi anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir September 2026 baru…

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.