Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Doa Bersama Jadi Aksi Simbolis, Massa Kaltim Siap Turun 21 April

    April 19, 2026

    Pemkot Samarinda Pastikan Distribusi Aman, Renovasi SMP 2 Dikebut Usai Insiden

    April 19, 2026

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    April 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir
    DPRD Kaltim

    Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir

    AdminBy AdminJuni 24, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Galih – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda– Mahalnya tarif rapid test maupun swab tes (PCR) yang di berlakukan rumah sakit maupun pukesmas yang dapat mengeluarkan surat keterangan rapid test kepada masyarakat dinilai terlalu mahal, dimana dikabarkan angka rapid test mandiri berada diangka Rp.400 ribu sedangkan PCR mencapai Rp. 2 juta.

    Anggota DPRD Kaltim Komisi II Sutomo Jabir mengatakan semestinya pemerintah dapat membantu memberi biaya khusus untuk masyarakat yang melakukan rapid test mandiri maupun tes swab. Karena dinilai memberatkan masyarakat yang memerlukan surat keterangan rapid test dari rumah sakit.

    “Seharusnya pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar tidak terlalu dibebani pembiyaan rapid test mandiri yang dinilai cukup membebani,”pesannya Rabu (24/6/2020)

    Perberlakuan new normal oleh pemerintah merupakan langka maju sehingga masyarakat yang selama ini hanya kerja di rumah karena Covid-19. Karena ada kebijakan pemerintah maka ia akan keluar untuk melakukan aktivitas setelah diberlakukannya kehidupan baru. Namun yang menjadi masalah anterean yang melakukan rapid test sebagai syarat kalau ingin keluar daerah masih terlihat.

    “Angka ini yang menurutnya terlalu mahal sehingga pemerintah harus bisa membantu biaya rapid test yang diangap terlalu mahal,”kata Sutomo

    Lebih lanjut, kata politisi PKB Ini mengatakan jangan nantinya masyarakat menilai bahwa ini sebagai ladang bisnis dan ini yang harus dihindari. Pemerintah cepat pekah melihat kondisi seperti ini”Minimal masyarakat tidak terlalu dibebankan dengan tingginya biaya rapid test,”urainya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Doa Bersama Jadi Aksi Simbolis, Massa Kaltim Siap Turun 21 April

    Ratu ArifanzaApril 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar doa…

    Pemkot Samarinda Pastikan Distribusi Aman, Renovasi SMP 2 Dikebut Usai Insiden

    April 19, 2026

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    April 19, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.