Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan aktivitas distribusi bahan pokok tetap berjalan normal meski sempat terjadi gangguan pada kawasan grosir. Di saat yang sama, percepatan renovasi SMP Negeri 2 Samarinda juga terus dikebut agar segera dapat digunakan kembali.
Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas Patiroy menjelaskan, kawasan terdampak merupakan pusat distribusi berbagai komoditas penting seperti sayuran. Oleh karena itu, keberlangsungan aktivitas di lokasi tersebut menjadi krusial untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Kalau distribusi itu sampai terhambat, bisa berdampak pada inflasi. Karena mereka ini distributor,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026 di Balai Kota Samarinda.
Untuk mengantisipasi gangguan, para pedagang grosir langsung mencari lokasi alternatif secara mandiri. Sebagian menggunakan toko maupun kios yang masih tersedia di sekitar area tersebut, termasuk memanfaatkan bangunan kosong.
Pemerintah pun memberikan kelonggaran agar para pedagang tetap bisa beroperasi sementara waktu. “Kita kasih keleluasaan, pakai saja dulu. Yang penting tetap bayar retribusi,” tambahnya.
Di sisi lain, pemkot juga tengah menangani kerusakan pada SMP Negeri 2 Samarinda yang terdampak cukup parah. Proses perbaikan dilakukan melalui skema dana mendesak, bukan Belanja Tidak Terduga (BTT), karena keterbatasan waktu penggunaan anggaran tersebut.
“Kalau BTT itu waktunya terbatas, sekitar beberapa minggu saja. Sementara ini butuh waktu lebih, jadi kita gunakan dana mendesak,” jelasnya.
Ia menegaskan, perbaikan yang dilakukan termasuk kategori renovasi berat, mencakup kerusakan pada atap, pintu, hingga fasilitas seperti meja dan kursi yang terdampak.
Meski demikian, progres pengerjaan disebut terus berjalan. Pemkot menargetkan bangunan sekolah sudah bisa digunakan kembali dalam waktu dekat.
“Permintaan pak wali, habis ujian ini mereka sudah bisa masuk,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, pemkot berharap stabilitas pasokan bahan pokok tetap terjaga sekaligus memastikan proses belajar mengajar di sekolah dapat segera kembali normal.

