Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik
    Ekonomi

    Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 22, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengamat Ekonomi Unmul, Khairil Anwar (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tantangan utama pembangunan saat ini, karena kecenderungan pragmatisme, yang membuat keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi semakin kabur.

    Dalam sorotannya, Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman Khairil Anwar mengatakan, arah pembangunan di Kota Samarinda dinilai perlu lebih berpihak kepada masyarakat ekonomi kecil atau wong cilik.

    “Sangat tipis sekarang perbedaan antara wong cilik dan kelompok yang memiliki akses ekonomi besar. Karena itu, keberpihakan APBD terhadap masyarakat kecil harus benar-benar dijaga,” ujarnya, saat menjadi narsumber Diskusi Publik, Minggu, 21 Juni 2026.

    Ia mengakui, pembangunan fisik di Samarinda mengalami kemajuan cukup pesat. Berbagai proyek infrastruktur, penataan kawasan kota. Hingga pembangunan ruang publik, dinilai berhasil mengubah wajah kota menjadi lebih modern.

    Namun, di balik pembangunan tersebut, Khairil mengingatkan, masih terdapat persoalan mendasar yang dirasakan masyarakat. Seperti banjir lingkungan dan kondisi infrastruktur di kawasan permukiman.

    “Jangan sampai pembangunan hanya terlihat megah di permukaan. Jalan-jalan utama bagus, gedung-gedung berdiri megah, tetapi ketika masuk ke gang-gang masih banyak persoalan yang belum terselesaikan,” katanya.

    Ia juga mempertanyakan, distribusi manfaat dari berbagai proyek pembangunan yang menggunakan anggaran daerah.

    Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka siapa yang paling menikmati hasil pembangunan tersebut dan sejauh mana dampaknya dirasakan masyarakat luas.

    “APBD itu dikeluarkan untuk siapa? Teras Samarinda manfaatnya untuk siapa? Yang menikmati proyeknya siapa? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini penting dijawab, agar masyarakat tahu bahwa pembangunan memang berpihak kepada mereka,” ungkapnya.

    Khairil mengingatkan, agar pembangunan tidak sekadar menjadi proyek pencitraan yang terlihat megah dari luar. Tetapi kurang memberikan dampak nyata, bagi masyarakat.

    “Pembangunan jangan seperti membangun panggung, megah di luar tetapi becek di belakang. Harus bisa dilihat secara menyeluruh. Jangan hanya fokus pada tampilan, sementara persoalan dasar masyarakat masih tertinggal,” tegasnya.

    Selain itu, ia menyoroti pentingnya memastikan seluruh proses pembangunan, benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar mengatasnamakan rakyat, dalam dokumen perencanaan.

    Menurutnya, keberhasilan pembangunan dapat diukur dari sejauh mana masyarakat kecil memperoleh manfaat ekonomi, termasuk pelaku UMKM yang selama ini sering disebut dalam berbagai pidato pembangunan.

    “Pertanyaannya, pembangunan ini dibangun atas nama rakyat atau benar-benar berdasarkan kebutuhan rakyat? Itu sangat berbeda. Kalau sejak awal perencanaannya tidak berpihak, biasanya hasil akhirnya juga tidak akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

    Khairil juga mengingatkan, pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan program berbasis masyarakat, termasuk bantuan yang disalurkan hingga tingkat RT.

    Ia menilai, tata kelola dan pengawasan harus diperkuat agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

    “Pembangunan yang baik harus dimulai dari niat yang baik, perencanaan yang baik, dan pelaksanaan yang lebih hati-hati lagi. Karena pada akhirnya semua menggunakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

     

    Ekonomi Khairil Anwar Pembangunan Pemkot Samarinda Proyek Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Menggerakkan Kembali Aktivitas Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Pasang Sistem Sliding Door

    Juni 21, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    R’syaJuni 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud kembali akan melakukan kunjungan kerja ke…

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026

    Gubernur Rudy Mas’ud Lama Tak Menemui Awak Media, Kembali Tanpil Ungkap Beberapa Agenda Strategis

    Juni 22, 2026
    1 2 3 … 3,163 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.