Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik
    Ekonomi

    Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 22, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengamat Ekonomi Unmul, Khairil Anwar (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tantangan utama pembangunan saat ini, karena kecenderungan pragmatisme, yang membuat keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi semakin kabur.

    Dalam sorotannya, Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman Khairil Anwar mengatakan, arah pembangunan di Kota Samarinda dinilai perlu lebih berpihak kepada masyarakat ekonomi kecil atau wong cilik.

    “Sangat tipis sekarang perbedaan antara wong cilik dan kelompok yang memiliki akses ekonomi besar. Karena itu, keberpihakan APBD terhadap masyarakat kecil harus benar-benar dijaga,” ujarnya, saat menjadi narsumber Diskusi Publik, Minggu, 21 Juni 2026.

    Ia mengakui, pembangunan fisik di Samarinda mengalami kemajuan cukup pesat. Berbagai proyek infrastruktur, penataan kawasan kota. Hingga pembangunan ruang publik, dinilai berhasil mengubah wajah kota menjadi lebih modern.

    Namun, di balik pembangunan tersebut, Khairil mengingatkan, masih terdapat persoalan mendasar yang dirasakan masyarakat. Seperti banjir lingkungan dan kondisi infrastruktur di kawasan permukiman.

    “Jangan sampai pembangunan hanya terlihat megah di permukaan. Jalan-jalan utama bagus, gedung-gedung berdiri megah, tetapi ketika masuk ke gang-gang masih banyak persoalan yang belum terselesaikan,” katanya.

    Ia juga mempertanyakan, distribusi manfaat dari berbagai proyek pembangunan yang menggunakan anggaran daerah.

    Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka siapa yang paling menikmati hasil pembangunan tersebut dan sejauh mana dampaknya dirasakan masyarakat luas.

    “APBD itu dikeluarkan untuk siapa? Teras Samarinda manfaatnya untuk siapa? Yang menikmati proyeknya siapa? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini penting dijawab, agar masyarakat tahu bahwa pembangunan memang berpihak kepada mereka,” ungkapnya.

    Khairil mengingatkan, agar pembangunan tidak sekadar menjadi proyek pencitraan yang terlihat megah dari luar. Tetapi kurang memberikan dampak nyata, bagi masyarakat.

    “Pembangunan jangan seperti membangun panggung, megah di luar tetapi becek di belakang. Harus bisa dilihat secara menyeluruh. Jangan hanya fokus pada tampilan, sementara persoalan dasar masyarakat masih tertinggal,” tegasnya.

    Selain itu, ia menyoroti pentingnya memastikan seluruh proses pembangunan, benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar mengatasnamakan rakyat, dalam dokumen perencanaan.

    Menurutnya, keberhasilan pembangunan dapat diukur dari sejauh mana masyarakat kecil memperoleh manfaat ekonomi, termasuk pelaku UMKM yang selama ini sering disebut dalam berbagai pidato pembangunan.

    “Pertanyaannya, pembangunan ini dibangun atas nama rakyat atau benar-benar berdasarkan kebutuhan rakyat? Itu sangat berbeda. Kalau sejak awal perencanaannya tidak berpihak, biasanya hasil akhirnya juga tidak akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

    Khairil juga mengingatkan, pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan program berbasis masyarakat, termasuk bantuan yang disalurkan hingga tingkat RT.

    Ia menilai, tata kelola dan pengawasan harus diperkuat agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

    “Pembangunan yang baik harus dimulai dari niat yang baik, perencanaan yang baik, dan pelaksanaan yang lebih hati-hati lagi. Karena pada akhirnya semua menggunakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

     

    Ekonomi Khairil Anwar Pembangunan Pemkot Samarinda Proyek Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 28 Samarinda mendapat respons…

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.