Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Tangani Inflasi dengan Penguatan Koordinasi
    Daerah

    Tangani Inflasi dengan Penguatan Koordinasi

    MartinusBy MartinusMei 16, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan  langkah-langkah penanganan inflasi   harus dilakukan dengan penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan. Pengendalian inflasi dimaksudkan dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan pasokan dan distribusi pangan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani, antara lain melalui kerja sama dengan Bulog dan pihak-pihak terkait.
    “Pengendalian inflasi daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat merupakan tugas kita bersama yang harus secara intensif dilakukan bersama antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, Satgas Pangan, TNI/Polri serta stakeholder terkait,” kata Awang Faroek Ishak saat membuka  High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kaltim menjelang  Ramadan Hari  Idul Fitri 1439 H dan Idul Adha yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/5/2018).
    Dikatakan, dukungan dari Bank Indonesia juga sangat diharapkan untuk memperkuat kebijakan dan koordinasi untuk memastikan ketersediaan, kecukupan serta keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat khususnya selama hari besar keagamaan nasional, khususnya memasuki bulan Ramadan
    “Langkah-langkah yang potensial dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan dan kecukupan cadangan pangan strategis, menyelenggarakan pasar murah dan operasi pasar, bersama Satgas Pangan melakukan monitoring kewajaran stok pangan di gudang-gudang secara berkala dan bersama tokoh masyarakat, para ulama dan tokoh agama menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak.
    “Mari bekerja sama, bekerja ikhlas dan bekerja cerdas dalam upaya kita bersama melakukan tugas-tugas pengendalian inflasi di daerah,” ujarnya.
    Gubernur mengharapkan TPID Provinsi Kaltim harus merumuskan roadmap pengendalian inflasi daerah dengan memperhatikan sinkronisasi roadmap inflasi dengan program pengembangan ekonomi daerah yang dituangkan dalam RPJMD Kaltim.  Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan strategi pengendalian inflasi.
    “Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumusan terobosan kebijakan yang diperlukan untuk mengatasi inefisiensi dalam tata niaga disertai alokasi anggaran yang memadai dalam APBD  meliputi pengembangan inovasi kerjasama antar daerah (KAD) untuk memitigasi inefisiensi distribusi barang,” ujarnya.
    Selama ini, kata Awang Faroek   distribusi barang/komoditas paling banyak terjadi satu arah sehingga biaya logistik dibebankan kepada harga komoditas yang dijual di daerah tujuan. Untuk memitigasi hal ini perlu adanya  KAD agar distribusi barang terjadi dua arah sehingga dapat menekan biaya logistik.
    “Oleh karena itu, diharapkan Bank Indonesia dapat menginisiasi kajian pemetaan surplus defisit sebagai dasar pelaksanaan KAD, mengaktifkan rumah pangan kita sebagai jaringan distribusi yang diintegrasikan dengan jalur tol laut dan jalur darat,” ujar Awang Faroek. (mar/sul/adv)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    R’syaJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengatakan perusahaan keluarga yang kini…

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026

    Perbedaan Susu Pasteurisasi dan Susu UHT yang Perlu Diketahui, Konsumen Jangan Salah Pilih

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,126 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.