Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TKD Kaltim 2027 Hanya Rp3,1 Triliun, Jauh di Bawah Alokasi 2025

    November 6, 2026

    DPRD Sepakat Hentikan Pembangunan Pagar di Depan Ruko Pasar Pagi

    November 6, 2026

    Jaga Hutan, Masyarakat Adat Bahau Umaq Suling Rawat Warisan Leluhur

    November 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data
    Nasional

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 20, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat menanggapi pertanyaan Retno Pinasti seorang Jurnalis (Foto - Tangkapan Layar YouTube)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti masih kuatnya budaya laporan tidak akurat atau “asal bapak senang” (ABS) yang dinilai telah lama mengakar di berbagai institusi di Indonesia.

    Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi pertanyaan salah salah satu jurnalis Retno Pinasti yang ia undang dalam acara diskusi bareng jurnalis dan pengamat di kediamannya Hambalang Bogor, Selasa, 17 Maret 2026.

    Menurutnya, kebiasaan menyampaikan laporan yang hanya berisi hal-hal baik tanpa mengungkap fakta di lapangan justru dapat menyesatkan pengambilan keputusan.

    Ia menilai, laporan yang tidak sesuai realitas berpotensi menyebabkan kebijakan yang diambil menjadi tidak tepat sasaran.

    “Saya kira budaya laporan yang hanya menyenangkan pimpinan ini sudah memudaya. Padahal itu bagian dari masalah besar kita,” ujarnya.

    Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin harus berani menerima laporan yang jujur, termasuk informasi yang tidak menyenangkan.

    Ia bahkan mengaku secara aktif memantau berbagai kritik, termasuk dari media sosial dan podcast, untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

    “Walaupun kritiknya keras atau menyakitkan, saya tetap lihat. Itu justru membuat saya lebih waspada,” katanya.

    Ia juga mencontohkan pengalamannya saat masih bertugas di militer di mana informasi penting terkadang tidak disampaikan karena dianggap dapat mengganggu pimpinan.

    Menurutnya, hal tersebut tidak boleh terulang dalam sistem pemerintahan saat ini.

    Sebagai bentuk evaluasi, Prabowo mengaku kerap melakukan pengecekan langsung terhadap laporan yang diterimanya. Ia bahkan mengirim tim untuk memastikan kebenaran data di lapangan.

    Dalam salah satu kasus, ia menemukan adanya ketidaksesuaian dalam laporan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kemudian ditindaklanjuti dengan penutupan lebih dari seribu unit yang tidak memenuhi standar.

    “Kalau tidak sesuai kita tutup. Harus ada standar kebersihan, keamanan makanan, dan lain-lain. Tidak boleh asal jalan,” tegasnya.

    Ia menambahkan, ke depan pemerintah akan memperkuat sistem pengawasan serta membuka akses pelaporan bagi masyarakat, termasuk melalui layanan pengaduan langsung.

    Prabowo menekankan bahwa perubahan budaya kerja menjadi lebih transparan dan jujur merupakan kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

    “Kita harus berani menghadapi realitas bukan menutupinya,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TKD Kaltim 2027 Hanya Rp3,1 Triliun, Jauh di Bawah Alokasi 2025

    AminahNovember 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2027 ditetapkan…

    DPRD Sepakat Hentikan Pembangunan Pagar di Depan Ruko Pasar Pagi

    November 6, 2026

    Jaga Hutan, Masyarakat Adat Bahau Umaq Suling Rawat Warisan Leluhur

    November 6, 2026

    Probebaya Perkuat Pemberdayaan Dasawisma, Bukit Pinang Serahkan Sarpras untuk Tiga Kelompok Mawar

    November 6, 2026

    Andi Harun Buktikan Inovasi Samarinda Berdampak, Efisiensi Anggaran hingga Penurunan Stunting

    November 6, 2026
    1 2 3 … 3,431 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.