Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data
    Nasional

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat menanggapi pertanyaan Retno Pinasti seorang Jurnalis (Foto - Tangkapan Layar YouTube)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti masih kuatnya budaya laporan tidak akurat atau “asal bapak senang” (ABS) yang dinilai telah lama mengakar di berbagai institusi di Indonesia.

    Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi pertanyaan salah salah satu jurnalis Retno Pinasti yang ia undang dalam acara diskusi bareng jurnalis dan pengamat di kediamannya Hambalang Bogor, Selasa, 17 Maret 2026.

    Menurutnya, kebiasaan menyampaikan laporan yang hanya berisi hal-hal baik tanpa mengungkap fakta di lapangan justru dapat menyesatkan pengambilan keputusan.

    Ia menilai, laporan yang tidak sesuai realitas berpotensi menyebabkan kebijakan yang diambil menjadi tidak tepat sasaran.

    “Saya kira budaya laporan yang hanya menyenangkan pimpinan ini sudah memudaya. Padahal itu bagian dari masalah besar kita,” ujarnya.

    Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin harus berani menerima laporan yang jujur, termasuk informasi yang tidak menyenangkan.

    Ia bahkan mengaku secara aktif memantau berbagai kritik, termasuk dari media sosial dan podcast, untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

    “Walaupun kritiknya keras atau menyakitkan, saya tetap lihat. Itu justru membuat saya lebih waspada,” katanya.

    Ia juga mencontohkan pengalamannya saat masih bertugas di militer di mana informasi penting terkadang tidak disampaikan karena dianggap dapat mengganggu pimpinan.

    Menurutnya, hal tersebut tidak boleh terulang dalam sistem pemerintahan saat ini.

    Sebagai bentuk evaluasi, Prabowo mengaku kerap melakukan pengecekan langsung terhadap laporan yang diterimanya. Ia bahkan mengirim tim untuk memastikan kebenaran data di lapangan.

    Dalam salah satu kasus, ia menemukan adanya ketidaksesuaian dalam laporan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kemudian ditindaklanjuti dengan penutupan lebih dari seribu unit yang tidak memenuhi standar.

    “Kalau tidak sesuai kita tutup. Harus ada standar kebersihan, keamanan makanan, dan lain-lain. Tidak boleh asal jalan,” tegasnya.

    Ia menambahkan, ke depan pemerintah akan memperkuat sistem pengawasan serta membuka akses pelaporan bagi masyarakat, termasuk melalui layanan pengaduan langsung.

    Prabowo menekankan bahwa perubahan budaya kerja menjadi lebih transparan dan jujur merupakan kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

    “Kita harus berani menghadapi realitas bukan menutupinya,” pungkasnya.

     

    Laporan Prabowo Subianto Presiden RI Program MBG
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar menilai,…

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.