Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sambut September, Hotel Claro Pandurata Samarinda Tebar Beragam Promo Menarik

    September 3, 2026

    Andi Harun Soroti Temuan BPK Berulang, Dorong Sistem APBD Terintegrasi

    September 3, 2026

    Bukan Sekadar Penghargaan, Andi Harun Ingin ASN Award Bentuk Budaya Kinerja

    September 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Tak Sejalan dengan Kondisi Daerah, WFH Dinilai Ganggu Perputaran Ekonomi Kaltim
    Kaltim

    Tak Sejalan dengan Kondisi Daerah, WFH Dinilai Ganggu Perputaran Ekonomi Kaltim

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 5, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua JMSI Kaltim, Mohammad Sukri, saat memberi keterangan mengenai distribusi BBM (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang dikeluarkan pemerintah pusat menuai tanggapan dari daerah. Ketua JMSI Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri menilai,.penerapan kebijakan tersebut tidak sepenuhnya cocok diberlakukan di Kaltim.

    Menurutnya, kondisi daerah tidak bisa disamakan dengan wilayah metropolitan seperti Jakarta yang memiliki tingkat kepadatan dan mobilitas tinggi.

    “Semangatnya mungkin baik, tapi tidak bisa disamaratakan. Kondisi daerah berbeda,” ujarnya, Minggu 5 April 2026.

    Ia menjelaskan bahwa aktivitas masyarakat di Kaltim masih tergolong normal, dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat dan tersebar di beberapa kabupaten/kota. Hal ini membuat kebijakan WFH dinilai tidak terlalu mendesak untuk diterapkan.

    “Di sini aktivitas masih berjalan seperti biasa, tidak seperti kota besar yang padat,” katanya.

    Sukri juga menyoroti dampak yang bisa muncul jika kebijakan tersebut dipaksakan, terutama terhadap pelayanan publik dan perputaran ekonomi di daerah.

    “Kalau pelayanan dibatasi, masyarakat yang ingin mengurus keperluan jadi terdampak. Termasuk sektor perbankan, itu bisa mengganggu ekonomi,” jelasnya.

    Selain itu ia menilai ada perbedaan beban antara sektor pemerintah dan swasta dalam menjalankan kebijakan tersebut. Pegawai pemerintah tetap menerima gaji, sementara pelaku usaha harus menanggung biaya operasional meski aktivitas terbatas.

    “Swasta tetap harus membayar karyawan, sementara aktivitasnya tidak maksimal. Ini perlu dipertimbangkan,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa kebijakan dari pusat sebaiknya tidak langsung diterapkan tanpa melihat kondisi daerah secara menyeluruh.

    “Daerah harus mengkaji dulu, apakah kebijakan itu sesuai atau tidak,” tegasnya.

    Menurutnya jika tidak dikaji dengan matang, kebijakan tersebut justru berpotensi merugikan masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kecil.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sambut September, Hotel Claro Pandurata Samarinda Tebar Beragam Promo Menarik

    IraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Memasuki September 2026, Hotel Claro Pandurata Samarinda menghadirkan beragam promo menarik bagi masyarakat.…

    Andi Harun Soroti Temuan BPK Berulang, Dorong Sistem APBD Terintegrasi

    September 3, 2026

    Bukan Sekadar Penghargaan, Andi Harun Ingin ASN Award Bentuk Budaya Kinerja

    September 3, 2026

    Tarik Ulur Cabor Berakhir, Porprov Kaltim VIII Tetapkan 59 Cabor

    September 3, 2026

    Kualitas Udara Samarinda Tembus 100, Pemkot Belum Liburkan Sekolah

    September 3, 2026
    1 2 3 … 3,317 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.