Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kualitas Udara Samarinda Tembus 100, Pemkot Belum Liburkan Sekolah
    Pendidikan

    Kualitas Udara Samarinda Tembus 100, Pemkot Belum Liburkan Sekolah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 3, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, saat ditemui awak media pada Rabu, 2/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum memutuskan untuk meliburkan sekolah di tengah memburuknya kualitas udara. Pemkot masih melakukan kajian bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menentukan langkah paling efektif melindungi pelajar.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Neneng Chamelia Shanti mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan indeks kualitas udara Samarinda telah berada di angka sekitar 100 dan masuk kategori tidak sehat. Hal itu disampaikan Neneng saat ditemui di Kantor BPBD Kota Samarinda, Jalan Sentosa, Rabu, 2 September 2026.

    “Kita masih analisa. Kalau yang paling banyak kejadian itu Palaran dengan Sambutan. Tapi sejauh ini masih dalam kadar yang bisa ditoleransi,” ujar Neneng.

    Menurutnya, opsi meliburkan sekolah memang sempat dibahas, terutama untuk wilayah yang paling terdampak. Namun, keputusan tersebut tidak bisa dilakukan terburu-buru karena perlu mempertimbangkan aktivitas anak selama berada di luar sekolah.

    Neneng menilai, ketika siswa tetap berada di sekolah, aktivitas mereka relatif lebih mudah dikontrol. Sebaliknya, jika sekolah diliburkan, belum tentu seluruh orang tua dapat mengawasi anak agar tetap berada di rumah ketika kualitas udara memburuk.

    “Kalau misalnya kita liburkan, apakah orang tua benar-benar bisa mengawasi anaknya tidak ke mana-mana? Kalau di sekolah kan lebih terkontrol,” katanya.

    Karena itu, untuk sementara pelajar yang tetap menjalani aktivitas pembelajaran di sekolah dianjurkan menggunakan masker. Pemkot juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan kebijakan selanjutnya berdasarkan perkembangan kualitas udara.

    “Yang jelas pakai masker itu baik untuk keadaan sekarang,” tegasnya.

    Selain pelajar, Neneng mengimbau masyarakat Samarinda mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara berada pada kondisi kurang baik. Warga yang tetap harus beraktivitas di luar juga diminta menggunakan masker.

    Ia secara khusus menyoroti aktivitas olahraga di luar ruangan, termasuk kebiasaan masyarakat bersepeda dan jogging pada malam hari. Menurutnya, masyarakat perlu memperhatikan waktu ketika kadar pencemaran udara meningkat.

    “Dari jam 2 itu biasanya kadar pencemaran udara itu naik. Jadi dikurangilah dulu,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Pemkot juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memperburuk kondisi udara.

    Terkait dugaan pembakaran lahan, Neneng menyebut enam orang telah diamankan dan menjalani proses hukum di kepolisian. Ia mengatakan, sebagian pembakaran dilakukan untuk kepentingan pertanian, namun pelaku dinilai tidak memahami kondisi angin dan potensi api meluas.

    Pemkot Samarinda meminta masyarakat bersama-sama menjaga kondisi lingkungan selama masa kekeringan dan kualitas udara belum kembali membaik.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.