Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Juni 15, 2026

    Anggaran Minim, Samarinda Terancam Tak Kirim Seluruh Atlet Lolos BK ke Porprov Paser

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Syarifatul Sya’diah Tegaskan Pentingnya Penyelarasan Program Pemprov dan Pemkab
    DPRD Kaltim

    Syarifatul Sya’diah Tegaskan Pentingnya Penyelarasan Program Pemprov dan Pemkab

    MartinusBy MartinusMei 26, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pentingnya harmoni antara kebijakan legislatif dan eksekutif kembali ditegaskan oleh Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur Syarifatul Sya’diah.

    Ia menilai, selama ini pembangunan daerah masih menghadapi tantangan klasik berupa ketidakterpaduan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, yang berujung pada tumpang tindih kebijakan dan pemborosan anggaran.

    Syarifatul menyoroti bahwa perencanaan pembangunan semestinya tidak berjalan secara sektoral atau parsial. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk menyamakan frekuensi sejak tahap awal perencanaan agar program yang dilahirkan bisa saling menguatkan, bukan justru saling meniadakan.

    “Seringkali kita lihat program provinsi melaju sendiri, tanpa pertimbangan terhadap apa yang sedang dikerjakan kabupaten atau kota. Padahal, ini bisa disinergikan sejak awal untuk meningkatkan efektivitas,” ujarnya dalam keterangan kepada media, Senin, 26 Mei 2025.

    Legislator dari daerah pemilihan Kota Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini menekankan pentingnya menghidupkan forum koordinasi yang lebih substansial dan berkala. Ia mengusulkan agar rapat koordinasi antara Gubernur, Sekretaris Daerah, Bappeda di semua tingkatan, dan DPRD Provinsi menjadi agenda tetap yang tidak boleh diabaikan.

    Menurutnya, koordinasi semacam ini menjadi fondasi untuk memastikan arah pembangunan berjalan selaras dan terintegrasi.

    “Jika semua pihak duduk bersama secara rutin, maka potensi duplikasi anggaran bisa dihindari. APBD kita juga bisa lebih efisien, karena digunakan sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing wilayah,” jelasnya.

    Di tengah keterbatasan fiskal yang diprediksi mengalami penurunan dari Rp21 triliun menjadi sekitar Rp18 triliun, Syarifatul menilai langkah penyelarasan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keharusan.

    Ia meyakini bahwa melalui perencanaan yang matang dan kolaboratif, anggaran yang terbatas tetap mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.

    “Dengan kondisi fiskal yang menurun, tidak ada pilihan lain selain menyinergikan semua program yang ada. Kita harus pastikan anggaran yang kita miliki tidak terbuang sia-sia,” tegas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

    Selain soal sinergi lintas pemerintah, Syarifatul juga mendorong keterlibatan sektor non-pemerintah, termasuk swasta dan masyarakat. Ia mencontohkan program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur seperti Gratis Pol dan Jos Pol, yang menurutnya memerlukan dukungan multipihak agar tidak hanya menjadi slogan belaka.

    “Program-program unggulan ini jangan sampai hanya bagus di atas kertas. Perlu komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kaltim, untuk ikut mengambil bagian dalam keberhasilannya,” pungkasnya.

    Syarifatul berharap ke depan pembangunan di Kalimantan Timur tidak lagi terjebak dalam ego sektoral, melainkan bergerak dalam semangat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah provinsi.

    anggaran DPRD Kaltim Pembangunan Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Seiring perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Samarinda…

    Anggaran Minim, Samarinda Terancam Tak Kirim Seluruh Atlet Lolos BK ke Porprov Paser

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Dibanjiri Kritik Tujuh Fraksi, Pemprov Kaltim Komitmen Tuntaskan Temuan BPK

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,145 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.