Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang
    DPRD Samarinda

    Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang

    Rahmat FGBy Rahmat FGMei 3, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Upaya pemerintah untuk menjamin terselenggaranya pendidikan dengan mutu dan kualitas yang baik dengan mewajibkan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan APBD masih kurang.

    Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi saat ditemui awak media saat menghadiri gelar seni dan pelepasan siswa/siswi SMP Negeri 5 Kota Samarinda angkatan 41 tahun pelajaran 2023,di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (3/5/2023).

    Subandi menilai sejak 10 tahun diadopsinya kebijakan 20 persen anggaran pendidikan di APBN/APBD tersebut masih belum cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan dari setiap fungsi penyelenggaraan pendidikan.

    “Memang amanat undang-undang telah mengisyaratkan minimal 20 persen dari APBD alokasinya untuk postur anggaran pendidikan, tapi nyatanya di lapangan besaran anggaran tersebut masih kurang,” ungkapnya

    Pasalnya dijelaskan Subandi mandatory spending 20 persen anggaran pendidikan tersebut dialokasikan untuk seluruh indikator penyelenggaraan dunia pendidikan baik dari segi sarana prasarana, kesejahteraan guru / tenaga pendidik, pengelolaan proses dan isi di satuan pendidikan.

    Sehingga hasil alokasi anggaran pendidikan dirasa Subandi belum maksimal dan tidak memuaskan karena terbatas jumlah dan penggunaannya. Diterangkannya jika penjabaran program 20 persen pendidikan itu diperuntukkan bagi setiap unsur pendidikan mungkin saja terpenuhi, tapi jika secara keseluruhan maka tidak akan mampu.

    “Saya rasa kurang dalam artian ketika 20 persen itu hanya dialokasikan untuk sarana dan prasarana pendidikan mungkin cukup, tapi karena 20 persen juga include di dalamnya itu untuk guru, honorer, dan lain sebagainya tentu tidak cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan itu,” ujar dia.

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menuturkan meski tidak mampu menyelesaikan seluruh peroalan pendidikan, pihaknya terus mendorong Pemkot Samarinda terus memastikan anggaran 20 persen pendidikan tetap dikucurkan karena amanat undang-undang.

    Minimnya anggaran tersebut dalam belanja pendidikan patut disikapi dengan skala prioritas, perlu dipetakan dengan baik titik-titik mana saja yang urgent dilakukan perbaikan oleh pemerintah.

    “Harapan kita Pemerintah Kota samarinda khususnya memperhatikan sapras pendidikan di Kota Samarinda baik SD, SMP, SMA bahkan hingga perguruan tinggi,” harapnya.

    APBD Pendidikan Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    Siswa SMA Keluhkan PJJ: Terkendala Jaringan hingga Sulit Fokus

    September 19, 2026

    Kemendikdasmen Perkuat Layanan Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia dan Luar Negeri

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.