Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ
    Pendidikan

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 23, 2026Updated:September 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilaksanakan di seluruh sekolah di Samarinda. (Foto : AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membuat aktivitas belajar peserta didik berpindah dari ruang kelas ke rumah. Kondisi tersebut menuntut orang tua tidak hanya memastikan anak mengikuti pembelajaran, tetapi juga memahami batas antara waktu belajar dan aktivitas rumah tangga.

    Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Ibnu Araby mengingatkan orang tua agar tidak memberikan pekerjaan rumah tangga kepada anak ketika proses pembelajaran daring sedang berlangsung.

    Hal tersebut disampaikan Ibnu menanggapi persoalan yang kerap muncul ketika siswa mengikuti pembelajaran dari rumah. Menurutnya, keberadaan anak di rumah selama PJJ bukan berarti mereka sedang memiliki waktu luang.

    “Tidak bisa juga orang tua main mentang-mentang anaknya di rumah lalu disuruh macam-macam. Tidak bisa,” kata Ibnu, Rabu 23 September 2026.

    Ia mengatakan orang tua perlu memahami bahwa PJJ tetap merupakan kegiatan belajar mengajar, meskipun prosesnya dilakukan secara daring. Perpindahan lokasi pembelajaran dari sekolah ke rumah tidak mengubah kewajiban siswa untuk mengikuti kegiatan belajar.

    “Belajar daring kan bukan hanya sekadar formalitas, tapi memang kita melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Hanya berpindah wadah, berpindah tempat saja,” ujarnya.

    Menurut Ibnu, orang tua dapat memberikan pekerjaan rumah tangga setelah kegiatan pembelajaran daring selesai, misalnya jika pembelajaran berlangsung hingga sekitar pukul 12.00, anak baru dapat diminta membantu pekerjaan rumah setelah kegiatan belajar berakhir.

    Ia juga mendorong orang tua melakukan pendampingan terhadap aktivitas pendidikan anak di rumah. Pendampingan dapat dilakukan dengan mengetahui materi yang dipelajari, tugas yang diberikan guru, hingga perkembangan anak selama mengikuti pembelajaran.

    Ibnu menyebut komunikasi antara orang tua dan sekolah dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemantauan. Salah satunya melalui grup WhatsApp kelas yang memungkinkan orang tua berkomunikasi dengan wali kelas maupun guru mata pelajaran.

    “Orang tua bisa bertanya langsung dengan gurunya mata pelajaran, dengan wali kelasnya, apa yang sudah dilakukan anaknya di sekolah, belajar apa anaknya di sekolah, apakah anaknya hadir di kelas,” jelasnya.

    Ia menilai pola pendampingan tersebut juga penting di luar situasi PJJ. Orang tua perlu memiliki batasan terhadap penggunaan perangkat seperti telepon seluler, tablet, komputer, maupun televisi di rumah.

    Menurutnya, kemajuan teknologi membuat pengawasan orang tua tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada sekolah. Setelah jam pembelajaran selesai, lingkungan keluarga menjadi ruang penting untuk membentuk kebiasaan belajar anak.

    Ibnu berharap orang tua dapat memposisikan diri sebagai pendamping, bukan sekadar mengawasi kehadiran anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, aktivitas belajar dari rumah tetap dapat berlangsung tanpa mengabaikan kebutuhan anak untuk beristirahat maupun membantu keluarga setelah kewajiban belajar selesai.

    Disdikbud Samarinda Ibnu Araby Pendidikan PJJ
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    Lemhannas Tegaskan Penggunaan AI Tidak Turunkan Kemampuan Analisis Mahasiswa

    September 22, 2026

    Distribusi Seragam Gratispol Terkendala Cuaca, 20 Persen Paket Masih Menunggu Pelayaran

    September 21, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    AminahSeptember 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana sodetan di KM 2 Jalan Loa Janan Ulu Kutai Kartanegara (Kukar)…

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Tahun Depan Pendataan Seragam Gratispol Kaltim Bakal Masuk Form SPMB

    September 23, 2026

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,359 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.