Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang
    DPRD Samarinda

    Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang

    Rahmat FGBy Rahmat FGMei 3, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Upaya pemerintah untuk menjamin terselenggaranya pendidikan dengan mutu dan kualitas yang baik dengan mewajibkan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan APBD masih kurang.

    Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi saat ditemui awak media saat menghadiri gelar seni dan pelepasan siswa/siswi SMP Negeri 5 Kota Samarinda angkatan 41 tahun pelajaran 2023,di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (3/5/2023).

    Subandi menilai sejak 10 tahun diadopsinya kebijakan 20 persen anggaran pendidikan di APBN/APBD tersebut masih belum cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan dari setiap fungsi penyelenggaraan pendidikan.

    “Memang amanat undang-undang telah mengisyaratkan minimal 20 persen dari APBD alokasinya untuk postur anggaran pendidikan, tapi nyatanya di lapangan besaran anggaran tersebut masih kurang,” ungkapnya

    Pasalnya dijelaskan Subandi mandatory spending 20 persen anggaran pendidikan tersebut dialokasikan untuk seluruh indikator penyelenggaraan dunia pendidikan baik dari segi sarana prasarana, kesejahteraan guru / tenaga pendidik, pengelolaan proses dan isi di satuan pendidikan.

    Sehingga hasil alokasi anggaran pendidikan dirasa Subandi belum maksimal dan tidak memuaskan karena terbatas jumlah dan penggunaannya. Diterangkannya jika penjabaran program 20 persen pendidikan itu diperuntukkan bagi setiap unsur pendidikan mungkin saja terpenuhi, tapi jika secara keseluruhan maka tidak akan mampu.

    “Saya rasa kurang dalam artian ketika 20 persen itu hanya dialokasikan untuk sarana dan prasarana pendidikan mungkin cukup, tapi karena 20 persen juga include di dalamnya itu untuk guru, honorer, dan lain sebagainya tentu tidak cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan itu,” ujar dia.

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menuturkan meski tidak mampu menyelesaikan seluruh peroalan pendidikan, pihaknya terus mendorong Pemkot Samarinda terus memastikan anggaran 20 persen pendidikan tetap dikucurkan karena amanat undang-undang.

    Minimnya anggaran tersebut dalam belanja pendidikan patut disikapi dengan skala prioritas, perlu dipetakan dengan baik titik-titik mana saja yang urgent dilakukan perbaikan oleh pemerintah.

    “Harapan kita Pemerintah Kota samarinda khususnya memperhatikan sapras pendidikan di Kota Samarinda baik SD, SMP, SMA bahkan hingga perguruan tinggi,” harapnya.

    APBD Pendidikan Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026

    Andi Harun: Tekanan APBN Berimbas ke Daerah, Daya Beli Masyarakat Terancam

    April 4, 2026

    Kontribusi Besar Pembangunan Minim, IMABA Desak Transparansi APBD Kukar untuk Muara Badak

    April 3, 2026

    Bankeu Terancam Hilang, DPRD Kaltim Minta Tetap Dipertahankan Demi Aspirasi Daerah

    April 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.