Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru
    Pendidikan

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    IraBy IraJuni 11, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – IKIP PGRI Kalimantan Timur mulai menyiapkan penguatan kompetensi digital bagi mahasiswa melalui pengembangan mata kuliah coding berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan memiliki kemampuan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

    Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan transformasi pembelajaran berbasis digital menjadi salah satu fokus pengembangan kampus dalam menyiapkan calon guru yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    Menurutnya, calon guru tidak cukup hanya menguasai bidang keilmuan yang diajarkan, tetapi juga harus memiliki kemampuan teknologi informasi yang baik.

    “Kita ingin pembelajaran ke depan berbasis digitalisasi. Calon guru harus paham dan menguasai teknologi informasi, jangan sampai kalah dengan guru-guru yang sudah lebih dulu mengajar di daerah,” ujarnya di Kampus IKIP PGRI Kaltim, Kamis, 11 Juni 2026.

    Sebagai bagian dari upaya tersebut, kampus juga memperkuat sumber daya pengajar dengan menghadirkan dosen yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan.

    Suriansyah menilai penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi tenaga pendidik di era digital. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan yang lebih mutakhir dibandingkan tenaga pendidik yang sudah lama mengajar.

    “Lulusan kita harus lebih tahu perkembangan teknologi karena mereka mendapatkan ilmu yang paling baru selama kuliah,” katanya.

    Ia mengungkapkan, mulai tahun ini kampus akan melakukan penyesuaian kurikulum dengan mengintegrasikan pembelajaran coding dan pemanfaatan AI ke dalam mata kuliah yang sudah ada.

    Beberapa mata kuliah terkait aplikasi komputer yang sebelumnya diajarkan akan dimodifikasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

    “Kalau sebelumnya ada mata kuliah pengantar aplikasi komputer, nantinya akan kita kembangkan menjadi pembelajaran coding berbasis AI dan berbagai kompetensi digital lainnya,” jelasnya.

    Menurut Suriansyah, perubahan tersebut tidak memerlukan pembukaan mata kuliah baru secara khusus karena struktur kurikulum pendukung sudah tersedia dalam beberapa semester pembelajaran. Kampus hanya perlu melakukan penyesuaian materi agar sesuai dengan kebutuhan zaman.

    Melalui penguatan kompetensi digital tersebut, IKIP PGRI Kaltim berharap lulusannya mampu menjadi tenaga pendidik yang siap menghadapi tantangan pendidikan modern sekaligus mendukung transformasi digital di sekolah-sekolah.

    “Kami ingin lulusan IKIP PGRI Kaltim tidak hanya siap mengajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dan AI dalam proses pembelajaran di sekolah,” tutupnya

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.