Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang
    DPRD Samarinda

    Subandi Nilai Anggaran Pendidikan 20 Persen Masih Kurang

    Rahmat FGBy Rahmat FGMei 3, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Upaya pemerintah untuk menjamin terselenggaranya pendidikan dengan mutu dan kualitas yang baik dengan mewajibkan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan APBD masih kurang.

    Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi saat ditemui awak media saat menghadiri gelar seni dan pelepasan siswa/siswi SMP Negeri 5 Kota Samarinda angkatan 41 tahun pelajaran 2023,di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (3/5/2023).

    Subandi menilai sejak 10 tahun diadopsinya kebijakan 20 persen anggaran pendidikan di APBN/APBD tersebut masih belum cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan dari setiap fungsi penyelenggaraan pendidikan.

    “Memang amanat undang-undang telah mengisyaratkan minimal 20 persen dari APBD alokasinya untuk postur anggaran pendidikan, tapi nyatanya di lapangan besaran anggaran tersebut masih kurang,” ungkapnya

    Pasalnya dijelaskan Subandi mandatory spending 20 persen anggaran pendidikan tersebut dialokasikan untuk seluruh indikator penyelenggaraan dunia pendidikan baik dari segi sarana prasarana, kesejahteraan guru / tenaga pendidik, pengelolaan proses dan isi di satuan pendidikan.

    Sehingga hasil alokasi anggaran pendidikan dirasa Subandi belum maksimal dan tidak memuaskan karena terbatas jumlah dan penggunaannya. Diterangkannya jika penjabaran program 20 persen pendidikan itu diperuntukkan bagi setiap unsur pendidikan mungkin saja terpenuhi, tapi jika secara keseluruhan maka tidak akan mampu.

    “Saya rasa kurang dalam artian ketika 20 persen itu hanya dialokasikan untuk sarana dan prasarana pendidikan mungkin cukup, tapi karena 20 persen juga include di dalamnya itu untuk guru, honorer, dan lain sebagainya tentu tidak cukup untuk mengakomodir seluruh kebutuhan itu,” ujar dia.

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menuturkan meski tidak mampu menyelesaikan seluruh peroalan pendidikan, pihaknya terus mendorong Pemkot Samarinda terus memastikan anggaran 20 persen pendidikan tetap dikucurkan karena amanat undang-undang.

    Minimnya anggaran tersebut dalam belanja pendidikan patut disikapi dengan skala prioritas, perlu dipetakan dengan baik titik-titik mana saja yang urgent dilakukan perbaikan oleh pemerintah.

    “Harapan kita Pemerintah Kota samarinda khususnya memperhatikan sapras pendidikan di Kota Samarinda baik SD, SMP, SMA bahkan hingga perguruan tinggi,” harapnya.

    APBD Pendidikan Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Dikukuhkan 11 Agustus, FKUB Samarinda Siapkan Program Sekolah Kerukunan

    Agustus 5, 2026

    Syaparuddin Dorong Sekolah Kerukunan untuk Perkuat Toleransi di Samarinda

    Agustus 3, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    Juli 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) jajaran…

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.