Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    Juli 23, 2026

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    Juli 23, 2026

    Porprov VIII Jadi Ajang Seleksi Awal Atlet Bulu Tangkis Menuju Prapon

    Juli 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Strategi Kaltim Perangi DBD, Vaksinasi dengan Implementasi Wolbachia
    Diskominfo Kaltim

    Strategi Kaltim Perangi DBD, Vaksinasi dengan Implementasi Wolbachia

    LarasBy LarasJanuari 14, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi vaksinasi DBD bagi anak
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengadopsi pendekatan terpadu dalam melawan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan memprioritaskan vaksinasi anak usia 5-12 tahun dan mengimplementasikan teknologi Wolbachia.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim telah menyiapkan 5.000 dosis vaksin sebagai langkah awal untuk menekan kasus DBD yang meningkat tajam tahun 2024 lalu.

    Kepala Dinkes Kaltim Dokter Jaya Mualimin menyebutkan kelompok anak usia sekolah dasar menjadi fokus utama karena paling rentan terpapar DBD. Berdasarkan data, anak-anak mendominasi pasien yang memerlukan perawatan intensif akibat penyakit ini.

    “Kelompok usia ini mendominasi pasien DBD. Dengan vaksinasi, kami harap kasus dapat ditekan secara signifikan,” kata Jaya, Senin, 13 Januari 2025.

    Selain vaksinasi, inovasi berbasis teknologi Wolbachia turut diluncurkan untuk mengendalikan populasi nyamuk penyebab DBD.

    Setelah berhasil diuji coba di Bontang, program ini mulai diperluas ke Balikpapan. Teknologi Wolbachia menggunakan bakteri untuk menghentikan penyebaran virus DBD melalui nyamuk.

    “Kami melihat hasil positif di Bontang. Uji coba di Balikpapan diharapkan memberikan dampak serupa,” jelasnya.

    DBD masih menjadi ancaman serius di Kaltim. Tahun lalu, tercatat lonjakan kasus mencapai 10.000, jauh di atas rata-rata tahunan 5.000 kasus.

    Meski demikian, tingkat kematian berhasil ditekan menjadi 0,21 persen berkat berbagai intervensi, termasuk pembersihan lingkungan dan upaya pencegahan lainnya.

    Dinkes optimistis vaksinasi ini akan memberikan hasil yang cepat. Vaksin DBD memiliki keunggulan unik karena mampu menciptakan imunitas dalam tiga bulan setelah penyuntikan.

    Namun, tantangan tetap ada, mengingat vaksin ini belum masuk dalam program nasional sehingga memerlukan dukungan biaya dari fasilitas kesehatan.

    “Dinkes Kaltim terus mendorong agar vaksin DBD menjadi bagian dari program nasional, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmatinya tanpa beban biaya,” tuturnya.

    Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga siap menambah anggaran jika diperlukan untuk memperluas cakupan vaksinasi dan memastikan keberlanjutan teknologi Wolbachia.

    “Kami harap strategi ini dapat mengurangi risiko KLB seperti tahun lalu dan melindungi masyarakat Kaltim secara keseluruhan memulai tahun yang baru,” pungkasnya.

    DBD Dinkes Kaltim Pemprov Kaltim Teknologi Wolbachia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    Juli 23, 2026

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Juli 22, 2026

    Alkes Belum Lengkap, Gedung Pandurata AWS Belum Bisa Layani Pasien

    Juli 20, 2026

    Kaltim Tingkatkan Pengawasan Ketenagakerjaan Lewat Sipatuh Naker

    Juli 15, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    R’syaJuli 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 1.040 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Kabupaten Berau mulai merasakan…

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    Juli 23, 2026

    Porprov VIII Jadi Ajang Seleksi Awal Atlet Bulu Tangkis Menuju Prapon

    Juli 23, 2026

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    Juli 23, 2026

    Andi Harun Pilih Tahan Sejumlah Program Demi Jaga TPP ASN

    Juli 23, 2026
    1 2 3 … 3,235 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.