Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kompensasi Warga Terdampak Jalan Kemandirian Belum Tuntas, DPRD Samarinda Desak Pelunasan

    Oktober 22, 2026

    Saksi Tak Tahu Status HPL Separi di Sidang Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar

    Oktober 22, 2026

    Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian

    Oktober 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian
    Ekonomi

    Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Nadya Turisna, saat memberikan keterangan kepada awak media. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketersediaan stok pangan di Kota Samarinda masih dalam kondisi aman. Namun, pergerakan harga sejumlah komoditas tetap menjadi perhatian pemerintah terutama cabai yang mengalami kenaikan harga di berbagai wilayah Indonesia.

    Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Nadya Turisna mengatakan, pemantauan dilakukan dengan mengacu pada data ketersediaan pangan dan stok di tingkat distributor.

    Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan (Ketapangtani) memiliki neraca pangan, sedangkan data stok di distributor juga tersedia melalui instansi yang menangani perdagangan. Berdasarkan data tersebut, kondisi persediaan pangan di Samarinda hingga Rabu, 21 Oktober 2026 masih terkendali.

    “Stok aman. Kalau stok ya, berbicara stok. Tapi kalau harga ini masih kami pantau,” ujar Nadya saat ditemui di Balai Kota Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.

    Ia menjelaskan, kenaikan harga dalam aktivitas perdagangan masih dapat terjadi. Meski demikian, pemerintah tetap mengawasi pergerakannya agar tidak melampaui ambang batas yang telah ditetapkan.

    Apabila harga meningkat melewati batas tersebut sementara stok barang masih tersedia dalam jumlah mencukupi, pemerintah perlu mencermati kemungkinan adanya penimbunan. Karena itu, pengawasan harga dan ketersediaan barang terus menjadi perhatian dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

    Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah cabai. Nadya mengatakan, kenaikan harga cabai tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi kegagalan panen di sejumlah daerah.

    Selain faktor produksi, cuaca kering juga menjadi tantangan dalam budidaya cabai. Tanaman ini rentan terserang hama ulat dan mengalami kelayuan. Serangan yang terjadi pada satu tanaman bahkan berpotensi menyebar ke tanaman lain di sekitarnya.

    Nadya mengaku pernah mengalami langsung kendala tersebut saat mencoba menanam cabai melalui program pembagian bibit yang berkaitan dengan surat edaran Wali Kota Samarinda.

    Meski tanaman awalnya tumbuh subur dan telah dirawat menggunakan pupuk serta penyemprotan berbahan alami, serangan hama tetap sulit dikendalikan.

    “Sudah dicoba dijagain, sama pupuk, sama penyemprotnya yang alami aja. Masih enggak bisa,” tuturnya.

    Pengalaman itu menunjukkan bahwa produksi cabai menghadapi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga tanaman dari serangan hama. Sementara itu, kenaikan harga yang dipengaruhi kondisi produksi di berbagai daerah turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pemantauan harga pangan.

    Pemkot Samarinda terus memantau perkembangan stok dan harga sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan pasokan serta mengantisipasi kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat.

     

    Bahan Pangan Harga Cabai Nadya Turisna Stok Pangan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kompensasi Warga Terdampak Jalan Kemandirian Belum Tuntas, DPRD Samarinda Desak Pelunasan

    Ratu ArifanzaOktober 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembayaran kompensasi kepada warga terdampak pembangunan jalan di Jalan Kemandirian yang menghubungkan…

    Saksi Tak Tahu Status HPL Separi di Sidang Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar

    Oktober 22, 2026

    Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian

    Oktober 22, 2026

    90,20 Persen Seragam Gratis Kaltim Tersalurkan, Puluhan Ribu Paket Masih dalam Distribusi

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026
    1 2 3 … 3,399 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.