Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Siswa Samarinda Tunjukkan Kualitas, Capaian TKA Melebihi Rata-Rata Nasional

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Harga Pertamax di Kaltim Tembus Rp16.650 Mulai Hari Ini, Naik Rp4.050 per Liter

    Juni 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sri Wahyuni Minta Penanganan Stunting Lebih Terukur dan Terarah
    Diskominfo Kaltim

    Sri Wahyuni Minta Penanganan Stunting Lebih Terukur dan Terarah

    Adit MustafaBy Adit MustafaSeptember 11, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sekda Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni di Hotel Mercure Samarinda, Senin (11/9/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni membahas permasalahan stunting dalam Pengukuhan Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Kalimantan Timur tahun 2022-2025 di Hotel Mercure Samarinda, Senin (11/9/2023).

    Sri Wahyuni menekankan pentingnya penanganan stunting dan kemiskinan di Kaltim.

    “Ini bukan hal kecil ya. Tadi di dewan disampaikan, di Kalimantan Timur ada tiga daerah dengan APBD besar tapi angka kemiskinan dan stunting ini juga besar. Nah ini jadi perhatian kita,” tegasnya.

    Ia mengungkapkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mengalokasikan dana dalam penanganan stunting dan kemiskinan, namun dengan catatan harus terukur dan terarah.

    “Kita di provinsi sedang membuat peta geospasial untuk angka stunting yang tersebar di 10 kabupaten kota. Dengan peta geospasial, kita akan petakan kemudian kita akan komunikasi kabupaten kota. Intervensinya itu harus bersama-sama,” jelasnya.

    Sekda juga menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi dalam penanganan stunting.

    “Ketika daerah yang memiliki warga yang terkena stunting, tetapi posyandu di daerah tersebut tidak aktif, anak-anak yang menderita stunting tidak mendapatkan bantuan yang diperlukan,” tuturnya.

    Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam percepatan penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan di Kalimantan Timur.

    “Kami siap mendukung itu, bapak ibu sekda. Tapi tentu kita perlu suara yang sama terkait penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan di Kalimantan Timur,” tambahnya.

    Sri Wahyuni optimis bahwa dengan kenaikan APBD tahun depan, ekonomi Kalimantan Timur akan semakin membaik, angka stunting akan menurun, dan angka kemiskinan akan turun seiring dengan terus terkendalinya inflasi.

    Forsesdasi Sekda Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Siswa Samarinda Tunjukkan Kualitas, Capaian TKA Melebihi Rata-Rata Nasional

    SittiJuni 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 menunjukkan capaian positif bagi dunia…

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Harga Pertamax di Kaltim Tembus Rp16.650 Mulai Hari Ini, Naik Rp4.050 per Liter

    Juni 10, 2026

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    Juni 9, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026
    1 2 3 … 3,134 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.