Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang
    Pemerintah

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    R’syaBy R’syaJuli 30, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Samarinda dengan agenda Persetujuan Bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memilih melakukan efisiensi belanja daripada menambah utang untuk menghadapi tekanan terhadap keuangan daerah akibat penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

    Ia mengatakan kebijakan tersebut diambil agar kondisi keuangan daerah tetap sehat sekaligus memastikan pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.

    “Kami tidak pernah menutup-nutupi kondisi keuangan daerah. Yang terpenting, pemerintah tetap mampu memenuhi seluruh kewajiban dan menjaga APBD tetap sehat. Pilihan kami adalah mitigasi dan efisiensi, bukan menambah utang,” ujarnya di DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Rabu, 29 Juli 2026 malam.

    Ia menjelaskan, berkurangnya kapasitas fiskal daerah merupakan dampak perubahan kebijakan DBH dan TKD dari pemerintah pusat setelah APBD disahkan. Kondisi itu membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program agar tidak membebani keuangan daerah.

    Karena itu, pemkot memperketat pengendalian pelaksanaan pembangunan dan menunda sementara kegiatan yang belum memiliki kepastian dukungan anggaran.

    Langkah tersebut kata Andi Harun, dilakukan agar tidak menimbulkan kewajiban baru pada tahun anggaran berikutnya tanpa mengganggu pelayanan dasar kepada masyarakat maupun hak aparatur pemerintah.

    Andi Harun juga meluruskan informasi yang berkembang mengenai angka Rp572,16 miliar yang disebut sebagai sisa anggaran. Ia mengaku, angka tersebut muncul akibat metode perhitungan yang tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

    “Perhitungan APBD harus mengacu pada realisasi pendapatan, realisasi belanja dan komponen pembiayaan sesuai regulasi. Masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar agar tidak muncul persepsi yang keliru,” tegasnya.

    Di bidang kesehatan, Andi Harun memastikan Pemkot Samarinda siap mengambil alih pembiayaan peserta BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk komitmen menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat.

    Ia optimistis tantangan fiskal tidak akan menghambat pembangunan daerah. Menurutnya, efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan menghentikan pemborosan agar setiap rupiah APBD memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Selain itu, Pemkot Samarinda juga terus memperkuat akuntabilitas pembangunan melalui pendampingan hukum bersama Kejaksaan Negeri Samarinda dan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sejumlah proyek strategis guna memastikan pelaksanaan pembangunan berlangsung transparan dan akuntabel.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026

    Pemprov Kaltim Matangkan Tata Kelola Sangkulirang-Mangkalihat

    Oktober 30, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    AminahNovember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Samarinda masih terus terjadi. Hingga…

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026

    Perkuat Mitigasi Bencana, Kecamatan Samarinda Utara Sosialisasikan Prosedur dan Jalur Evakuasi

    November 2, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Pengisian Sembilan Jabatan Strategis, BKPSDM Fokus Pemetaan Talenta ASN

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,421 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.