Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang
    Pemerintah

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    R’syaBy R’syaJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Samarinda dengan agenda Persetujuan Bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memilih melakukan efisiensi belanja daripada menambah utang untuk menghadapi tekanan terhadap keuangan daerah akibat penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

    Ia mengatakan kebijakan tersebut diambil agar kondisi keuangan daerah tetap sehat sekaligus memastikan pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.

    “Kami tidak pernah menutup-nutupi kondisi keuangan daerah. Yang terpenting, pemerintah tetap mampu memenuhi seluruh kewajiban dan menjaga APBD tetap sehat. Pilihan kami adalah mitigasi dan efisiensi, bukan menambah utang,” ujarnya di DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Rabu, 29 Juli 2026 malam.

    Ia menjelaskan, berkurangnya kapasitas fiskal daerah merupakan dampak perubahan kebijakan DBH dan TKD dari pemerintah pusat setelah APBD disahkan. Kondisi itu membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program agar tidak membebani keuangan daerah.

    Karena itu, pemkot memperketat pengendalian pelaksanaan pembangunan dan menunda sementara kegiatan yang belum memiliki kepastian dukungan anggaran.

    Langkah tersebut kata Andi Harun, dilakukan agar tidak menimbulkan kewajiban baru pada tahun anggaran berikutnya tanpa mengganggu pelayanan dasar kepada masyarakat maupun hak aparatur pemerintah.

    Andi Harun juga meluruskan informasi yang berkembang mengenai angka Rp572,16 miliar yang disebut sebagai sisa anggaran. Ia mengaku, angka tersebut muncul akibat metode perhitungan yang tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

    “Perhitungan APBD harus mengacu pada realisasi pendapatan, realisasi belanja dan komponen pembiayaan sesuai regulasi. Masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar agar tidak muncul persepsi yang keliru,” tegasnya.

    Di bidang kesehatan, Andi Harun memastikan Pemkot Samarinda siap mengambil alih pembiayaan peserta BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk komitmen menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat.

    Ia optimistis tantangan fiskal tidak akan menghambat pembangunan daerah. Menurutnya, efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan menghentikan pemborosan agar setiap rupiah APBD memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Selain itu, Pemkot Samarinda juga terus memperkuat akuntabilitas pembangunan melalui pendampingan hukum bersama Kejaksaan Negeri Samarinda dan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sejumlah proyek strategis guna memastikan pelaksanaan pembangunan berlangsung transparan dan akuntabel.

     

    Andi Harun APBD Pemkot Samarinda TKD Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Curah Hujan Kaltim Diprediksi Rendah, BMKG Ungkap HTH Capai 60 Hari

    September 13, 2026

    Mulai Tahun Depan, MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, STQ Ditiadakan

    September 13, 2026

    Domino Bukan Sekadar Kartu, Strategi dan Ketepatan Mengambil Keputusan Jadi Kunci

    September 12, 2026

    RRI Didorong Jadi Benteng Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

    September 11, 2026

    SPKS Berakhir, Perumdam Tirta Kencana Somasi PT WOTS dan Bawa Polemik ke Pengadilan

    September 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.