Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Soroti Isu Normalisasi LGBT, Sri Puji Dukung Sanksi Pidana
    DPRD Samarinda

    Soroti Isu Normalisasi LGBT, Sri Puji Dukung Sanksi Pidana

    SittiBy SittiJuni 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti secara terang-terangan mendukung terhadap penerapan sanksi pidana bagi pelaku LGBT di Kota Samarinda.

    Langkah hukum yang tegas ini dinilai perlu diambil demi membendung kekhawatiran atas meluasnya normalisasi hubungan sesama jenis yang kini mulai berani tampil di ruang publik.

    Dukungan terhadap sanksi pidana ini didasari atas kekhawatiran runtuhnya tatanan keluarga dan aturan agama jika perilaku tersebut dibiarkan atas nama Hak Asasi Manusia (HAM).

    Puji menilai ada dampak buruk yang mengintai di balik pembiaran aktivitas tersebut.

    “Pandangan saya pribadi ya itu bagus, karena kita tidak ingin ya misalnya keluarga kita punya pandangan seakan-akan itu hak asasi manusia tapi kita lupa di belakangnya akan banyak macam-macamnya gitu ya,” ucap Sri Puji Astuti di DPRD Samarinda beberapa hari lalu.

    Fenomena pasangan sesama jenis kini sudah sangat mudah ditemui di berbagai pusat keramaian di Kota Samarinda, seperti kafe dan pusat perbelanjaan.

    Menurutnya, ruang gerak untuk aktivitas seperti ini harus dipersempit melalui regulasi formal agar tidak berdampak pada rusaknya fungsi pernikahan dan nilai-nilai keagamaan masyarakat.

    Oleh karena itu, ia mendorong adanya aturan hukum yang kuat guna membatasi dan meniadakan ruang bagi komunitas tersebut di Samarinda.

    “Jika hubungan itu sesama laki-laki, lalu bagaimana fungsi pernikahan secara agama? Oleh karena itu, kita sangat perlu membuat aturan atau regulasi terkait pembatasan, bahkan mungkin penghapusan. Kalau bisa jangan ada di Samarinda, tidak perlu diberi ruang untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu,” tegasnya.

    Selain masalah moral dan agama, dorongan regulasi ini dipicu oleh rasa ngeri setelah dirinya menerima laporan data kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda terkait penularan virus HIV/AIDS yang cukup tinggi.

    Dari data yang diterimanya, penularan tidak hanya menyasar kelompok Lelaki Suka Lelaki (LSL) dan pekerja seksual, melainkan sudah menjangkiti ibu hamil hingga bayi yang baru lahir.

    “Saya merasa ngeri setelah mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan terkait penyakit HIV ini. Terutama karena penularannya sudah sampai ke bayi yang baru lahir, mereka positif HIV tertular dari ibunya,” tutup Puji.

     

    DPRD Samarinda LGBT Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penataan Folder Air Hitam, Aktivitas Pedagang Tetap Didukung

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.