Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Juni 5, 2026

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Soal Usul Ibu Kota Negara Balik ke Jakarta, Hasanuddin Mas’ud: Tidak Ada Alasan
    DPRD Kaltim

    Soal Usul Ibu Kota Negara Balik ke Jakarta, Hasanuddin Mas’ud: Tidak Ada Alasan

    SittiBy SittiJuli 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana pengembalian status ibu kota negara ke Jakarta kembali mencuat setelah Partai NasDem mengusulkan agar Ibu Kota Nusantara (IKN) dijadikan saja sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Usulan ini dilontarkan seiring belum terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan resmi ibu kota oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Namun, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 yang merupakan perubahan atas UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara masih berlaku dan belum pernah dicabut. UU ini menjadi dasar hukum sah pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

    Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menilai usulan revisi tersebut tidak memiliki pijakan kuat secara hukum. Ia menyebut bahwa pembangunan IKN masih terus berjalan, bahkan pendanaannya tetap besar dan dukungan infrastruktur terus bertambah.

    “Aturannya sudah jelas, IKN masih tetap berjalan. Pendanaannya juga masih besar,” kata Hasanuddin usai Rapat Paripurna pada Senin 21 Juli 2025.

    Salah satu indikator terkini adalah pengoperasian Bandara Internasional Nusantara yang akan dibuka untuk umum. Bandara ini sebelumnya hanya digunakan untuk kebutuhan internal kawasan IKN, namun kini akan melayani penerbangan komersial.

    “Ini justru menguatkan posisi IKN. Kalau bandara sudah bisa digunakan publik, artinya infrastruktur makin siap. Sekarang kita punya tiga bandara besar di Kaltim, Balikpapan, Samarinda dan IKN,” jelasnya.

    Ia juga mengajak pihak yang mengusulkan revisi UU untuk melihat langsung ke lokasi IKN. Menurutnya, proyek di lapangan bukan sekadar konsep, melainkan sudah tampak nyata dengan hadirnya hotel, jalan utama, dan bahkan tiga lapangan golf, salah satunya akan dikelola oleh Pemprov Kaltim.

    “Yang berkomentar sebaiknya lihat ke lapangan. Hotel sudah berdiri, fasilitas sudah berjalan. IKN bukan rencana, tapi sudah terjadi,” ujarnya.

    Terkait perbedaan kecepatan pembangunan dibanding era Presiden Jokowi, Hasanuddin mengakui ritme saat ini tidak secepat sebelumnya, namun arah kebijakan tetap konsisten. Koordinasi DPRD dengan Otorita IKN pun masih berjalan aktif.

    “Tidak ada pencabutan kebijakan. Kita tetap ikut aturan yang berlaku. UU-nya ada dan sah. Tidak ada alasan mengembalikan ibu kota ke Jakarta,” tegasnya.

    DPRD Kaltim komitmen untuk mendukung kelanjutan IKN sesuai Undang-Undang yang berlaku. Wacana revisi dinilai belum relevan secara konstitusional, apalagi di tengah progres pembangunan yang terus berlangsung di lapangan.

    Hasanuddin Mas'ud Ibu Kota Negara IKN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Diserbu Wisatawan Saat Libur Iduladha, Area Publik IKN Dipenuhi Pengunjung

    Mei 29, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Politik Berbasis Kepentingan Rakyat di Pelantikan PAN Kaltim

    April 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Nur AjijahJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penumpukan pasien pada dokter yang dianggap favorit berpotensi meningkatkan risiko kelelahan tenaga medis.…

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,123 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.