Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Sistem Zonasi Tak Bisa Diandalkan, Warga Rapak Dalam Ingin SMA 10 Kembali
    DPRD Kaltim

    Sistem Zonasi Tak Bisa Diandalkan, Warga Rapak Dalam Ingin SMA 10 Kembali

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dari Kelurahan Rapak Dalam RT-3, sebuah harapan mengalir deras, menggaungkan tuntutan akses pendidikan yang lebih adil bagi setiap anak. Dalam reses yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Dokter Andi Satya Adi Saputra, isu terbatasnya akses sekolah negeri kembali mencuat.

    Masyarakat Rapak Dalam dan umumnya Samarinda Seberang mendambakan kehadiran SMA Negeri di sekitar wilayah mereka, termasuk permintaan untuk mengembalikan SMAN 10 ke lokasi asalnya.

    Reses yang akan berlangsung 6-10 November ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengutarakan aspirasi yang selama ini tertahan-harapan akan sekolah negeri yang mudah dijangkau.

    Keluhan utama yang disampaikan masyarakat adalah permintaan mengembalikan SMAN 10 ke lokasi asal. Meski terdapat SMAN 4 Samarinda yang relatif dekat, warga menilai keberadaan satu sekolah negeri saja tidak cukup untuk menampung kebutuhan pendidikan di daerah Rapak Dalam dan Samarinda Seberang.

    “Dengan kembalinya SMA 10, akan ada lebih banyak pilihan sekolah negeri bagi warga di Rapak Dalam dan sekitarnya,” ujar Andi Satya usai Reses di RT 3 Kelurahan Rapak Dalam, Samarinda Seberang, Rabu (6/11/2024).

    Sistem zonasi yang diterapkan, meski bertujuan agar anak-anak dapat sekolah di sekitar tempat tinggal mereka, terasa kurang efektif dengan terbatasnya pilihan sekolah negeri. Harapan mereka sederhana namun kuat, pendidikan yang dekat dan merata.

    Implementasi sistem zonasi yang dianggap merata nyatanya membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat di daerah dengan fasilitas sekolah negeri terbatas. Walaupun SMAN 4 Samarinda berada di sekitar Rapak Dalam, kapasitas yang terbatas dan tingginya persaingan membuat sistem zonasi masih sulit diandalkan.

    “Sistem zonasi ini tidak membantu sama sekali kalau SMA 10 dipindahkan. Harapannya, dengan kembali ke lokasi asal, anak-anak di sekitar sini bisa lebih mudah mendapatkan akses ke SMA Negeri,” ungkap Andi, menggarisbawahi urgensi pemerataan sekolah.

     

    Suara masyarakat ini menjadi pengingat bagi pemerintah provinsi tentang pentingnya memperhatikan kebutuhan pendidikan di seluruh wilayah, terutama di daerah-daerah yang fasilitasnya masih terbatas.

    Andi Satya berharap aspirasi ini dapat diakomodasi oleh pemerintah provinsi, sehingga akses pendidikan negeri yang merata bisa segera terwujud.

    “Semoga aspirasi ini bisa terealisasi dan memberi anak-anak kita kesempatan lebih luas untuk belajar dan berkembang. Pendidikan yang baik adalah fondasi masa depan kita bersama,” harapnya.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Sistem Zonasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Andi Satya Nyatakan Siap Jika Diberi Mandat Pimpin Golkar Samarinda

    July 29, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    July 27, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    R’syaJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda terus mematangkan pengelolaan ex generator pengolah…

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.