Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Serapan Untuk UMKM Kaltim Belum Capai Target, Legislator Minta Kejelasan
    DPRD Kaltim

    Serapan Untuk UMKM Kaltim Belum Capai Target, Legislator Minta Kejelasan

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 4, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono mengungkapkan bahwa serapan anggaran untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kaltim masih di bawah 60 persen. Hal ini mencakup sektor industri, pangan dan lainnya.

    “Saat rapat dengan Disperindagkop dan UKM, kami minta pemaparan mengenai kendala anggaran yang kurang terserap. Sebab 60 persen itu masih sangat rendah terlebih ini sudah bulan sebelas,” ungkapnya di Gedung E DPRD Kaltim, Jumat (3/11/2023).

    Sapto mengingatkan bahwa UMKM harus bekerja secara terpadu untuk memastikan alokasi anggaran sebesar Rp12 miliar untuk pembinaan UMKM menjadi efektif.

    Ia juga menekankan pentingnya verifikasi data UMKM dan memastikan keberadaan fisik usaha sesuai dengan data Disperindagkop dan UKM.

    “Itu juga mesti terintegrasi dengan data Disperindagkop, harus dilihat keberadaan fisik usahanya. Hal itu yang harus diverifikasi,” tegas politikus Partai Golkar itu.

    Sapto mengungkapkan bahwa Disperindagkop Kaltim belum menyampaikan rencana kerja mereka untuk tahun 2024. Hanya, ia mengetahui bahwa salah satu program yang akan dilakukan adalah membangun food station dan melakukan digitalisasi UMKM di seluruh Kaltim.

    Namun, Sapto menyoroti perlunya UMKM mengoptimalkan nilai tambah hasil bahan baku lokal dan mendesain langkah-langkah modernisasi pangan menjadi produk kemasan hingga tahun 2025.

    “Namun, yang perlu disadari adalah mengupayakan optimalisasi nilai tambah hasil bahan baku lokal oleh UMKM, bagaimana mereka mendesain dari hulu ke hilir untuk 2025 agar ada modernisasi pangan menjadi produk kemasan,” tuturnya.

    Ia menyatakan bahwa serapan anggaran UMKM masih jauh dari target. Ia berharap ada penjelasan dari Disperindagkop Kaltim terkait kendala yang dihadapi.

    “Masalahnya di mana, apakah ternyata SDM-nya? Ini harus dicari masalahnya,” tutur Legislator Dapil Samarinda tersebut.

    Selain itu, Sapto menyarankan agar Disperindagkop Kaltim memaksimalkan program pelatihan, pengelolaan usaha, pengemasan, digitalisasi dan pemasaran untuk meningkatkan kapasitas UMKM.

    Ia menegaskan pentingnya peran UMKM dalam mencegah inflasi dan menghindari dampak negatif terhadap perekonomian negara jika UMKM mengalami hambatan.

    “Keberadaan UMKM sangat vital agar Indonesia tidak mengalami inflasi. Jika UMKM macet, maka dampaknya kepada negara yang akan mengalami kemerosotan ekonomi,” tandas Sapto.

    Disperindagkop DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026

    Pansus MBLB DPRD Kaltim Bahas Regulasi Tambang Ilegal hingga Perizinan Usaha

    September 2, 2026

    MBLB Kaltim di Persimpangan: Izin Lambat, Potensi PAD Menanti

    September 1, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    R’syaSeptember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Perusahaan Daerah Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diusulkan berubah bentuk menjadi PT…

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    1 2 3 … 3,325 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.