Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Semenisasi di Hulu Sungai Picu Kekhawatiran Kekeringan, DPRD Samarinda Minta Kajian Ulang
    DPRD Samarinda

    Semenisasi di Hulu Sungai Picu Kekhawatiran Kekeringan, DPRD Samarinda Minta Kajian Ulang

    LarasBy LarasFebruari 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim menyampaikan kekhawatiran sejumlah akademisi dan aktivis lingkungan terkait potensi kekeringan di wilayah hulu sungai yang melewati Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Timur.

    Fenomena ini diprediksi akan semakin parah jika hujan tidak turun selama 23 hari, menyebabkan debit air sungai menurun drastis hingga berisiko kering.

    Menurut Abdul Rohim, kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan lingkungan di sekitar aliran sungai. Sebelumnya, kawasan kiri dan kanan sungai masih dipenuhi lahan terbuka hijau, hutan kecil, atau taman sederhana yang berfungsi sebagai daerah resapan air.

    Namun, seiring dengan maraknya pembangunan yang melibatkan semenisasi dan pengurukan lahan, fungsi alami sebagai penyimpan air mulai terganggu.

    “Saat hujan tidak turun selama beberapa hari, biasanya air dari tanah sekitar akan mengalir kembali ke sungai, menjaga debit tetap stabil. Namun, dengan kondisi sekarang, air hujan tidak bisa terserap dengan baik sehingga saat kemarau, sungai kekurangan pasokan air,” ujar Abdul Rohim pada Selasa, 11 Februari 2025.

    Ia juga menyoroti dampak jangka panjang dari perubahan ini. Ketika musim hujan tiba, air yang tidak terserap tanah akan langsung mengalir ke sungai, meningkatkan risiko banjir. Sebaliknya, saat kemarau, kekeringan bisa terjadi lebih cepat karena tidak ada cadangan air yang tersimpan di tanah.

    Menanggapi hal tersebut, politikus PKS ini menekankan pentingnya evaluasi terhadap kebijakan pembangunan di sekitar sungai. Salah satu yang disoroti adalah rencana penurunan dan penutupan sepanjang aliran anak Sungai Karang Mumus. Ia meminta agar proyek tersebut dikaji ulang agar tidak berdampak negatif terhadap ekosistem.

    “Kami berharap ada kajian lebih mendalam apakah seluruh area harus ditutup atau ada bagian yang sebaiknya dibiarkan alami. Jangan sampai perubahan ini justru memperparah kondisi lingkungan,” tutupnya.

    Pihaknya berencana berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan kebijakan pembangunan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber air di daerah hulu sungai.

     

    Abdul Rohim DPRD Samarinda Kekeringan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    April 28, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah

    April 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda– Arah kelanjutan penggunaan hak angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur…

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,082 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.