Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Kaltim Tegaskan Carbon Fund Nyata
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Kaltim Tegaskan Carbon Fund Nyata

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 7, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengungkapkan carbon fund di Kaltim nyata dan telah dirasakan oleh masyarakat.

    “Carbon fund is real. Carbon fund itu nyata. Kaltim sudah mendapatkan ini,” ujar Sri pada Rabu (6/9/2023) di Studio Liputan6.com Gondangdia, Jakarta, saat menjadi narasumber Live Streaming Inspirato Liputan6.com.

    Acara yang dipandu oleh host Suci Patia itu, mengusung tema “Daerah Bergerak Kurangi Emisi Karbon”. Sri menegaskan bahwa masyarakat Kaltim telah merasakan dan memanfaatkan dana karbon.

    Perlu diketahui, pada tahap pertama Kaltim telah menerima dana karbon sebesar USD 20,9 juta dari total hingga tahun 2025 sebesar USD 110 juta. Dana karbon tahap pertama sudah disalurkan ke semua penerima manfaat baik di pusat, 7 provinsi dan 1 kota di Kaltim. Termasuk pula masyarakat adat dan desa yang telah berkontribusi besar terhadap upaya penurunan emisi di Kaltim.

    Sri mengakui dalam upaya mendapatkan dana karbon memang tidak mudah. Kaltim telah berkomitmen menjaga hutan sejak tahun 2008 yang disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2018-2023. Komitmen tersebut terus berjalan juga dengan adanya kontribusi OPD terkait dan terus bergerak hingga saat ini.

    Mantan Kadis Pariwisata Kaltim itu mengatakan di berbagai daerah juga berupaya melakukan hal yang sama, namun tanpa kerja sama yang terjalin dari seluruh elemen hasil yang didapatkan menjadi kurang maksimal.

    Tidak hanya itu, Sri mengaku upaya menjaga hutan ditujukan untuk dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

    “Carbon fund ini menjadi reward atas apa yang telah kita lakukan bersama. Tapi terpenting dari itu adalah bagaimana kita bisa menyiapkan bumi untuk generasi yang akan datang,” ungkap Sekda Sri Wahyuni.

    Oleh karena itu, dengan memanfaatkan dana karbon Kaltim akan terus berupaya menjaga hutan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga hutan dan mengurangi emisi.

    Direktur Eksekutif CESS (Center for Energy Security Studies) Ali Ahmudi menambahkan bahwa perubahan iklim sangat nyata dan sangat terasa saat ini.

    “Perubahan iklim dan pemanasan global itu sangat nyata, sangat terasa. Semakin lama, bumi kita semakin panas, semakin kering dan itu disebabkan oleh efek gas rumah kaca akibat emisi karena penggunaan energi,” jelasnya.

    Narasumber lainnya, Direktur Mobilisasi Sumberdaya Sektoral dan Regional Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim Wahyu Marjaka narasumber menegaskan jika manfaat dana karbon sebagian besar didistribusikan untuk para penerima manfaat yang berada di garis terdepan di daerah.

    “Sekitar 55 persen dana karbon kita distribusikan kepada penerima manfaat di daerah,” ungkapnya.

    Kaltim Sekda Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.