Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi
    Pemerintah

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Nur AjijahBy Nur AjijahAgustus 6, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gedung Kantor Gubernur Kaltim (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengatakan, penurunan kapasitas fiskal membuat ruang gerak pemerintah daerah menjadi semakin terbatas dalam menyusun belanja.

    Ini berkaitan dengan, berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, memaksa pemerintah daerah di Kaltim melakukan penyesuaian anggaran.

    Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada pelaksanaan berbagai program prioritas, karena belanja pegawai tetap harus dipenuhi.

    “Belanja pegawai tidak bisa dikurangi. Otomatis yang terdampak adalah belanja prioritas. Ada yang volumenya dikurangi, ada juga yang harus ditunda,” ujarnya.

    Contohnya, Kabupaten Kutai Kartanegara yang mengalami penurunan kapasitas anggaran secara signifikan. Jika sebelumnya memiliki anggaran sekitar Rp17 triliun, kini hanya berkisar Rp6 triliun sehingga pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian belanja.

    Menurut Sri, kondisi tersebut tidak mudah karena di saat bersamaan pemerintah daerah juga dituntut merealisasikan program-program yang telah dijanjikan kepala daerah kepada masyarakat. Melalui visi dan misi yang tertuang, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    “Kan tidak mudah di tengah kebutuhan memenuhi visi misi kepala daerah yang merupakan janji politik. Jadi tentu harus ada koreksi terhadap belanja,” katanya.

    Terkait kemungkinan penyesuaian program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Sri menegaskan masing-masing memiliki kewenangan, yang berbeda sehingga tidak bisa saling menggantikan.

    “Visi misi disesuaikan dengan RPJMD masing-masing, kemudian sesuai kewenangan. Jadi berbeda,” jelasnya.

    Ia juga mengonfirmasi, Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kaltim kepada pemerintah kabupaten/kota. Direncanakan kembali tidak dialokasikan tahun 2027 ini, akibat keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

    “Rencananya seperti itu (tidak ada Bankeu),” ujarnya.

    Meski demikian, Sri menegaskan pemerintah provinsi tetap menyalurkan manfaat pembangunan ke seluruh kabupaten dan kota melalui program yang menjadi kewenangan provinsi.

    Menurutnya, sejumlah program strategis seperti pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan. Hingga program pendidikan Gratispol, tetap dinikmati masyarakat di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur meski tidak melalui skema bantuan keuangan langsung.

    “Belanja langsung pemerintah provinsi juga dirasakan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota, seperti infrastruktur kewenangan provinsi, layanan kesehatan, hingga Gratispol,” pungkasnya.

     

    Fiskal Pemprov Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Jalan Poros Samarinda–Tenggarong Ditutup Total, Pemerintah Siapkan Jalur Alternatif Usai Longsor

    Agustus 18, 2026

    Kesbangpol Samarinda Ingatkan Parpol Hindari Hoaks dan Isu SARA yang Bisa Picu Perpecahan

    Agustus 18, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Satgas Jukir Liar Segera Dibentuk, Andi Harun: Kalau Mengintimidasi Itu Pidana

    Agustus 17, 2026

    Upacara HUT ke-81 RI di Samarinda Berjalan Lancar, Yosua Laden Apresiasi Paskibraka

    Agustus 17, 2026

    Rudy Mas’ud: Makna Kemerdekaan Ada pada Kerja Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

    Agustus 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.