Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan
    Pemerintah

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    IraBy IraSeptember 18, 2026Updated:September 18, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Peluang Hujan di Samarinda Maih Rendah
    Teks: Awan yang berpotensi hujan di Samarinda masih rendah (insitekaltim/ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih memiliki potensi hujan, termasuk Kota Samarinda. Namun, peluang hujan di Samarinda diperkirakan masih lebih kecil dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kaltim.

    Kepala Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda Riza Arian Noor mengatakan, hingga hari ini potensi hujan secara umum masih terdapat di sejumlah wilayah Kaltim.

    “Untuk tanggal 16 dan 17 kemarin dan hari ini memang wilayah Kalimantan Timur secara umum ada potensi hujan,” kata Riza, Kamis 18 September 2026.

    Potensi hujan di Samarinda hari ini tergolong rendah dengan peluang sekitar 10 perden hingga 35 persen pada siang hari.

    Menurutnya, potensi hujan lebih besar berada di wilayah Kaltim bagian utara dan barat. Beberapa wilayah yang berpeluang mengalami hujan antara lain Berau, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Kutai Barat hingga Kutai Kartanegara.

    Sementara itu, Samarinda tetap memiliki peluang hujan, meski relatif lebih kecil.

    “Kalau Samarinda ada peluang walaupun masih relatif lebih kecil,” ujarnya.

    Di tengah kondisi tersebut, BMKG bersama pihak terkait juga masih melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah Kaltim.

    Riza menjelaskan, keberhasilan OMC sangat bergantung pada keberadaan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian. Sebab, material yang digunakan dalam operasi tersebut disemai ke awan yang memiliki karakteristik tertentu.

    “Kalau kita melaksanakan operasi modifikasi cuaca, bahan-bahan utamanya itu kan awan. Jadi yang kita semai itu adalah awan-awan superseding,” jelasnya.

    Karena itu, pelaksanaan OMC tidak dapat diarahkan secara bebas ke satu wilayah tertentu. Pesawat akan menyasar wilayah yang memiliki kondisi awan paling potensial untuk dilakukan penyemaian.

    “Operasinya Kalimantan Timur, jadi kita enggak bisa memilih-milih wilayah mana. Artinya, wilayah mana yang paling potensial, di situ kita akan lakukan kegiatan atau operasi modifikasi cuaca,” terang Riza.

    Kondisi tersebut juga menjadi salah satu kendala ketika awan yang terbentuk di sekitar Samarinda tidak memenuhi kriteria untuk disemai. Tanpa awan yang memadai, proses penyemaian tidak dapat dilakukan secara optimal.

    BMKG berharap operasi modifikasi cuaca yang masih berlangsung dapat membantu meningkatkan curah hujan di wilayah Kaltim, termasuk Samarinda, sebagai bagian dari upaya menghadapi kondisi cuaca kering yang terjadi saat ini.

    BMKG Hujan Samarinda Riza Arian Noor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    23 Ribu Buku Terjual, Budaya Baca Kaltim Masih Punya Pasar

    September 17, 2026

    Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Pemprov Kaltim Anjurkan Sekolah Daring

    September 17, 2026

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    IraSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kondisi Sungai Mahakam yang masih surut membuat KSOP Kelas I Samarinda tetap…

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026
    1 2 3 … 3,348 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.