Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»Satreskrim Polresta Pasuruan Bongkar Sindikat Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap Dua Buron
    Hukum

    Satreskrim Polresta Pasuruan Bongkar Sindikat Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap Dua Buron

    Rahmat FGBy Rahmat FGOktober 16, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pasuruan Kota berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Tiga pelaku berhasil ditangkap, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.

    Para tersangka diduga terlibat dalam sembilan kasus pencurian di wilayah hukum Polresta Pasuruan Kota.

    Kasus ini terungkap setelah adanya serangkaian laporan dan pengaduan masyarakat yang masuk ke kepolisian antara 31 Agustus hingga 8 Oktober 2025. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil meringkus tiga tersangka, yakni MS (39) warga Semambung, Grati, Kabupaten Pasuruan, yang merupakan otak utama sindikat, MH, warga Madurejo, Wonorejo dan M (36), warga Pancur, Lumbang.

    Selain itu, polisi juga memburu dua orang lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu N, warga Lekok, dan H, warga Kejayan. Keduanya berperan sebagai penadah hasil curian.

    Kasat Reskrim Polresta Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa, menjelaskan bahwa para pelaku beraksi pada dini hari antara pukul 01.00 hingga 04.00 WIB. Mereka mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai kebiasaan mengonsumsi sabu-sabu.

    “Mereka sebelum beraksi biasa menggunakan sabu agar tetap kuat hingga pagi. Dari hasil tes urine, ketiganya positif narkoba,” ungkap Iptu Choirul, Kamis 16 Oktober 2025.

    Dalam setiap aksinya, para pelaku menyasar lokasi parkir di terminal baru, penginapan, dan homestay di kawasan padat Kota Pasuruan, seperti Jalan Sultan Agung, Terminal Wisata, Karang Katuk, Ngemplakrejo, Sunan Ampel, dan R.W. Monginsidi. Motor yang dicuri sebagian besar adalah Honda Vario dan Honda Beat.

    Satu unit sepeda motor curian dijual dengan harga sekitar Rp3 juta, hasilnya kemudian dibagi rata di antara pelaku. Polisi mengamankan barang bukti berupa empat unit sepeda motor, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta kunci T untuk merusak kunci kontak.

    Diketahui, dua pelaku yakni MS dan MH merupakan residivis yang saling mengenal di lembaga pemasyarakatan. MS pernah dipenjara dalam kasus narkoba (2017) dan curanmor (2023), sementara M telah empat kali menjalani hukuman atas kasus serupa.

    Saat diminta menunjukkan lokasi kejahatan, para tersangka sempat berusaha melarikan diri. Petugas pun memberikan tindakan tegas terukur sesuai prosedur.

    “Kami tidak akan mentolerir tindak kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat. Polresta Pasuruan Kota berkomitmen memberikan tindakan tegas terhadap pelaku, terutama kejahatan curanmor,” tegas Iptu Choirul.

    Keberhasilan pengungkapan ini tak lepas dari dukungan Program 10.000 CCTV milik Polresta Pasuruan Kota. Dari sembilan TKP, enam di antaranya terekam jelas dalam rekaman kamera pengawas, yang menjadi petunjuk penting dalam identifikasi para pelaku.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

    Iptu Choirul juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada.“Kami mengajak masyarakat untuk memasang CCTV di area parkir, menggunakan kunci ganda, dan selalu memastikan kendaraan terkunci dengan aman,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Mahasiswa Terdakwa Perakitan Bom Molotov Divonis 1 Bulan Penjara

    Mei 11, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Polresta Samarinda Ungkap 73 Kasus Narkotika, Sita 3,4 Kg Sabu dalam Tiga Bulan

    April 13, 2026

    Geger! Toples Berisi Potongan Jari Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Samarinda

    April 11, 2026

    GERAM Kecewa Tuntutan Belum Didengar, Aksi Lanjutan Segera Digelar

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Nur AjijahMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait usulan hak angket di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), yang mengabarkan Partai Amanat…

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    1 2 3 … 3,093 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.