Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Sapi Kurban Masuk Samarinda dari Sulawesi dan NTT, DKPP Pastikan Aman dari Penyakit
    Samarinda

    Sapi Kurban Masuk Samarinda dari Sulawesi dan NTT, DKPP Pastikan Aman dari Penyakit

    SittiBy SittiMei 21, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sapi kurban asal luar daerah yang telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan siap didistribusikan di wilayah Samarinda. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, arus masuk hewan kurban di Kota Samarinda didominasi oleh pasokan dari luar daerah khususnya Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda Maskuri mengatakan, seluruh sapi kurban yang masuk ke wilayah Samarinda wajib memiliki dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai syarat utama distribusi.

    “Kalau sapi yang masuk ke sini rata-rata dari Sulawesi dan Kupang. Dari sana sudah dilakukan pemeriksaan dan dilengkapi sertifikat kesehatan hewan. Jadi baru bisa dikirim ke Kaltim,” ujar Maskuri saat melakukan sidak di Rumah Potong Hewan (RPH) Tanah Merah, Kamis, 21 Mei 2026.

    Hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi penyakit pada sapi kurban yang masuk ke Samarinda. Pengawasan ketat juga terus dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan, khususnya penyakit mulut dan kuku (PMK).

    “Sejauh ini belum ada indikasi penyakit. Alhamdulillah sapi-sapi yang masuk masih dalam kondisi sehat,” katanya.

    Meski sejumlah daerah asal ternak memiliki status berbeda, namun wilayah seperti Kupang NTT masuk kategori zona hijau atau bebas risiko PMK. Meski demikian, pemerintah tetap melakukan vaksinasi lanjutan setelah hewan tiba di Samarinda.

    “Kalau Kupang itu green zone. Tapi tetap setelah masuk kita lakukan vaksinasi PMK sebagai langkah pengendalian,” jelasnya.

    Ia menyebut vaksinasi PMK dan Lumpy Skin Disease (LSD) telah dilakukan sejak awal tahun sebagai bagian dari program mitigasi pemerintah.

    “Sejak Januari sampai Maret kita sudah lakukan vaksinasi. Ini untuk memastikan hewan kurban aman saat penyembelihan nanti,” tambahnya.

    DKPP juga menurunkan tim pengawasan ke lapangan, termasuk memeriksa RPH dan lapak penjual hewan kurban di berbagai titik di Samarinda. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap hewan yang diperjualbelikan memenuhi standar kesehatan.

    “Semua hewan wajib memiliki SKKH. Kalau tidak ada, kami sarankan untuk dilaporkan agar bisa diperiksa,” tegas Maskuri.

    Berdasarkan data sementara DKPP, jumlah sapi kurban yang masuk ke Samarinda mencapai lebih dari 15 ribu ekor. Namun, tingkat serapan untuk kebutuhan lokal diperkirakan sekitar 65 persen, mengingat Samarinda juga berfungsi sebagai pusat distribusi ke daerah sekitar seperti Tenggarong dan Bontang.

    “Ini memang pusat perdagangan juga, jadi tidak semua untuk Samarinda. Sebagian besar juga didistribusikan ke daerah lain,” ujarnya.

    DKPP mencatat tren pergeseran jenis hewan kurban dalam beberapa tahun terakhir, termasuk mulai meningkatnya penggunaan kerbau dan domba di sejumlah wilayah karena faktor harga yang lebih terjangkau.

    Meski demikian, Maskuri memastikan pengawasan akan terus diperketat hingga hari penyembelihan untuk menjamin keamanan pangan masyarakat.

    “Kita tetap lakukan mitigasi dari awal sampai hari H agar tidak ada masalah kesehatan hewan saat kurban,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Akui Tak Bisa Bergerak Sendiri, Dukungan Polresta Dinilai Krusial Saat Penegakan Perda

    Juli 1, 2026

    Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Samarinda Komitmen Tingkatkan Profesionalisme

    Juli 1, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.