Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin mengatakan pihaknya bersama KONI Samarinda masih melakukan verifikasi terhadap atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser pada 14 hingga 27 November 2026 mendatang.
Verifikasi dilakukan dengan memprioritaskan cabang olahraga yang berpeluang meraih medali emas. Penentuan kontingen dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan melihat peluang perolehan medali serta perkembangan atlet selama menjalani pemusatan latihan.
“Saat ini Dispora dengan KONI sedang melakukan verifikasi terhadap semua cabang olahraga yang ikut Porprov. Tapi tidak berarti semua cabang olahraga akan berangkat. Jadi ada skala prioritas. Pertama target medali emas seperti gulat, taekwondo dan anggar,” ujarnya di Samarinda, Kamis, 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, prioritas berikutnya diberikan kepada cabang olahraga peraih medali perak yang dinilai berpeluang meningkatkan prestasi menjadi emas. Sementara peraih medali perunggu maupun cabang olahraga yang belum meraih medali juga tetap dievaluasi berdasarkan kondisi fisik, kemampuan teknik dan mental atlet.
Muslimin menegaskan pihaknya tidak ingin memberangkatkan atlet tanpa peluang prestasi yang jelas, terlebih di tengah keterbatasan anggaran.
“Jangan sampai kita memberangkatkan atlet hanya sekadar memberangkatkan saja, hura-hura saja. Datang, bertanding sebentar pulang. Kita punya skala prioritas apalagi di saat kondisi keuangan tidak ada,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 1.700 atlet dan pelatih dari 65 cabang olahraga yang masuk dalam persiapan Porprov. Namun jumlah tersebut masih dapat berubah setelah proses verifikasi selesai.
“Jumlah saat ini tergambar 1.700 atlet dan pelatih, kurang lebih 65 cabor. Itu masih kita verifikasi, bisa jadi 1.500 atau 1.400 final yang berangkat dengan target juara umum karena kita juara bertahan ini,” tuturnya.

