Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    July 31, 2026

    Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026

    July 31, 2026

    Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi
    Pemerintah

    Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi

    SittiBy SittiJuly 31, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sanitary Landfill zona 2 di TPA Sambutan. (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menghentikan sistem pembuangan sampah secara open dumping di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan.

    Mulai 30 Juli 2026, seluruh sampah dialihkan ke zona dua yang menggunakan metode sanitary landfill, sejalan dengan tenggat penghentian open dumping yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup per 1 Agustus 2026.

    Teks: Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti didampingi Plt Kepala DLH Samarinda Suwarso (kiri) (Insitekaltim/Aminah)

    Peralihan ini menjadi langkah penting setelah bertahun-tahun TPA Sambutan mengandalkan sistem penumpukan sampah terbuka yang kerap memicu persoalan pencemaran hingga risiko kebakaran.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti mengatakan, operasional zona dua telah dimulai, sementara zona satu ditutup dan memasuki tahap penataan sesuai standar lingkungan.

    “Tanggal 30 Juli kami mulai operasional zona dua. Zona satu kami tutup dan sekarang memasuki tahap perapian. Jadi tidak ada lagi open dumping, seluruh pembuangan dilakukan dengan metode sanitary landfill,” kata Neneng di Balai Kota Samarinda, Jumat, 31 Juli 2026.

    Penyelesaian zona dua tetap bisa dilakukan meski pemerintah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia menyebut proyek tersebut berjalan berkat kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPR hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)

    Di lokasi yang sama, Pelaksana Tugas Kepala (Plt) DLH Samarinda Suwarso menjelaskan, metode sanitary landfill berbeda dengan sistem lama. Sampah akan dipadatkan setebal 30–60 sentimeter, kemudian ditutup lapisan tanah setebal 15–30 sentimeter secara berlapis.

    Di dalam timbunan juga dipasang jaringan pengelolaan air lindi dan pipa penangkap gas metana sehingga potensi pencemaran maupun ledakan gas dapat ditekan.

    “Kalau dulu hanya ditumpuk dengan sistem open dumping, sekarang sampah dipadatkan, ditutup tanah, air lindinya diolah melalui IPAL, dan gas metananya juga dikelola. Jadi pengelolaannya sesuai standar,” tuturnya.

    Zona dua dibangun di lahan seluas satu hektare dan diperkirakan mampu menampung sampah sekitar satu tahun dengan pola pengelolaan saat ini. Suwarso mengatakan umur pakai zona tersebut masih bisa diperpanjang apabila volume sampah yang masuk berkurang.

    Karena itu, pengurangan sampah dari sumber menjadi faktor penting. Program bank sampah, sedekah sampah, Kampung Salai hingga insinerator di tingkat kecamatan diharapkan mampu mengurangi beban TPA.

    Pemkot juga mengajak masyarakat mulai membiasakan pemilahan sampah dari rumah. Menurut Neneng, sampah rumah tangga yang masih tercampur membuat proses pengolahan di insinerator menjadi lebih lambat.

    “Kalau masyarakat sudah memilah sampah dari rumah, proses pengolahan akan jauh lebih cepat. Selama ini sampah yang masuk masih tercampur sehingga masih harus dipilah lagi,” katanya.

    Selain mengoperasikan zona baru, pemkot tetap menata zona satu agar tidak menjadi sumber pencemaran baru. Tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp11,3 miliar untuk proses penutupan dan rehabilitasi zona lama, setelah sebelumnya menggelontorkan sekitar Rp6 miliar pada 2025.

    Zona satu nantinya akan ditutup secara bertahap menggunakan sistem berlapis serupa, dilengkapi pengelolaan gas metana dan air lindi, sebelum dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau.

    Sementara itu, rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah regional melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara masih berproses.

    Pembahasan teknis dan administrasi masih berlangsung, sedangkan Suwarso menyebut dokumen usulan telah disampaikan ke pemerintah pusat dan kini tinggal menunggu keputusan.

     

    Neneng Chamelia Santi Pemkot Samarinda Pengelolaan sampah Sampah Sekda Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    TPI dan Cold Storage 120 Ton Segera Beroperasi, Siap Tampung Ikan Saat Harga Turun

    July 31, 2026

    Sekolah Rakyat Samarinda Dibuka, Pengaman Tangga hingga Pengelolaan Limbah Belum Tuntas

    July 31, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    MUI Kaltim Terbitkan 7 Poin Tausiah, Nyatakan Nikah Batin Haram dan Pelecehan Seksual Dosa Besar

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    SittiJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Partai NasDem Kalimantan Timur (Kaltim) memanfaatkan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai momentum…

    Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026

    July 31, 2026

    Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi

    July 31, 2026

    TPI dan Cold Storage 120 Ton Segera Beroperasi, Siap Tampung Ikan Saat Harga Turun

    July 31, 2026

    Usai Revitalisasi Pasar Pagi Sistem Klaster Kios, Belum Mampu Tarik Pengunjung Secara Merata

    July 31, 2026
    1 2 3 … 3,250 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.