Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi
    Pemerintah

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko bencana di Kota Samarinda berada pada kategori rendah. Sementara indeks ketahanan daerah terhadap bencana berada pada kategori tinggi.

    Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari penguatan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan pascabencana yang dilakukan secara berkelanjutan.

    Menurut Suwarso rendahnya indeks risiko bencana menunjukkan pelayanan penanggulangan bencana, telah berjalan sesuai standar pelayanan minimal.

    “Mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, kedaruratan, logistik, hingga pascabencana sudah berjalan dengan baik sehingga risiko korban menjadi lebih rendah,” ujarnya, Rabu, 8 Juli 2026.

    Dikatakan, capaian tersebut juga didukung oleh tingginya partisipasi masyarakat. Dalam upaya, pengurangan risiko bencana. Salah satunya melalui kepatuhan masyarakat untuk tidak membangun permukiman di kawasan rawan banjir maupun longsor.

    Selain itu, pemasangan rambu-rambu kebencanaan di sejumlah lokasi turut menjadi bagian dari upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah.

    Sementara, indeks ketahanan daerah yang tinggi. Mencerminkan kesiapan Kota Samarinda dalam menghadapi potensi bencana.

    Suwarso menjelaskan, pemerintah telah memiliki berbagai dokumen penanggulangan bencana, mulai dari rencana penanggulangan bencana, rencana kontinjensi, hingga peta kajian risiko bencana.

    “Kami juga terus membentuk Kelurahan Tangguh Bencana, mengembangkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana, serta memperkuat tim reaksi cepat yang sudah terlatih,” katanya.

    Ia menambahkan, penilaian indeks risiko bencana merupakan bagian dari indikator kinerja utama (IKU) Wali Kota Samarinda, sedangkan indeks ketahanan daerah menjadi indikator kinerja utama Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda.

    Terkait wilayah rawan bencana, Suwarso menjelaskan, tingkat risikonya berbeda-beda sesuai jenis ancaman. Kawasan perbukitan memiliki risiko longsor lebih tinggi, sedangkan daerah dataran rendah dan kawasan rawa menjadi wilayah yang lebih rentan terhadap banjir.

    “Kalau ingin melihat secara rinci, masyarakat bisa mengakses dokumen Kajian Risiko Bencana Kota Samarinda atau melalui aplikasi InaRISK yang memuat peta risiko bencana,” pungkasnya.

     

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bencana BPBD Samarinda Suwarso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Bayar Sekali Setahun Bebas Parkir Tepi Jalan, Begini Skema Kartu Berlangganan Baru di Samarinda

    Juli 11, 2026

    Tindak Lanjuti LHP BPK, Pemprov Kaltim Tata Ulang Pemanfaatan Aset Daerah

    Juli 10, 2026

    Percepat Swasembada Pangan, DPTPH Kaltim Andalkan Petani Muda Lewat 70 Brigade Pangan

    Juli 10, 2026

    Pagu Bapperida Samarinda 2027 Tembus Rp36 Miliar, Gaji dan Revisi RPJMD Jadi Prioritas

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Kaltim Tegaskan RTH Tak Boleh Lagi Dialihfungsikan untuk Berjualan

    Juli 10, 2026

    Kerap Picu Insiden, Perbaikan Lampu Jalan Jembatan Achmad Amins Mulai Dilelang Bulan Depan

    Juli 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.