Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Juli 9, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi
    Pemerintah

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko bencana di Kota Samarinda berada pada kategori rendah. Sementara indeks ketahanan daerah terhadap bencana berada pada kategori tinggi.

    Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari penguatan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan pascabencana yang dilakukan secara berkelanjutan.

    Menurut Suwarso rendahnya indeks risiko bencana menunjukkan pelayanan penanggulangan bencana, telah berjalan sesuai standar pelayanan minimal.

    “Mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, kedaruratan, logistik, hingga pascabencana sudah berjalan dengan baik sehingga risiko korban menjadi lebih rendah,” ujarnya, Rabu, 8 Juli 2026.

    Dikatakan, capaian tersebut juga didukung oleh tingginya partisipasi masyarakat. Dalam upaya, pengurangan risiko bencana. Salah satunya melalui kepatuhan masyarakat untuk tidak membangun permukiman di kawasan rawan banjir maupun longsor.

    Selain itu, pemasangan rambu-rambu kebencanaan di sejumlah lokasi turut menjadi bagian dari upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah.

    Sementara, indeks ketahanan daerah yang tinggi. Mencerminkan kesiapan Kota Samarinda dalam menghadapi potensi bencana.

    Suwarso menjelaskan, pemerintah telah memiliki berbagai dokumen penanggulangan bencana, mulai dari rencana penanggulangan bencana, rencana kontinjensi, hingga peta kajian risiko bencana.

    “Kami juga terus membentuk Kelurahan Tangguh Bencana, mengembangkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana, serta memperkuat tim reaksi cepat yang sudah terlatih,” katanya.

    Ia menambahkan, penilaian indeks risiko bencana merupakan bagian dari indikator kinerja utama (IKU) Wali Kota Samarinda, sedangkan indeks ketahanan daerah menjadi indikator kinerja utama Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda.

    Terkait wilayah rawan bencana, Suwarso menjelaskan, tingkat risikonya berbeda-beda sesuai jenis ancaman. Kawasan perbukitan memiliki risiko longsor lebih tinggi, sedangkan daerah dataran rendah dan kawasan rawa menjadi wilayah yang lebih rentan terhadap banjir.

    “Kalau ingin melihat secara rinci, masyarakat bisa mengakses dokumen Kajian Risiko Bencana Kota Samarinda atau melalui aplikasi InaRISK yang memuat peta risiko bencana,” pungkasnya.

     

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bencana BPBD Samarinda Suwarso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Hambat GPM, Dinas Pangan Kaltim Pastikan Tetap Digelar Rutin

    Juli 9, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Gerakan Indonesia ASRI Bangun Budaya Bersih

    Juli 8, 2026

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahJuli 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko…

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026

    MotoGP Jerman 2026 Bergulir, Selisih 25 Poin Warnai Perebutan Puncak Klasemen

    Juli 9, 2026
    1 2 3 … 3,202 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.