Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hotspot Karhutla Capai 14.795 Titik, BPBD Kaltim Siagakan Personel dan Logistik

    Agustus 27, 2026

    Kaltim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Lahan Perkebunan

    Agustus 27, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Hotspot Karhutla Capai 14.795 Titik, BPBD Kaltim Siagakan Personel dan Logistik
    Pemerintah

    Hotspot Karhutla Capai 14.795 Titik, BPBD Kaltim Siagakan Personel dan Logistik

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 27, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, saat memberikan keterangan pada Kamis, 27/8/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Benua Etam.

    Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan titik panas, koordinasi lintas instansi, penyiapan personel, hingga pendistribusian logistik kebencanaan.

    Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim Buyung Dodi Gunawan menyampaikan, kesiapsiagaan tersebut saat ditemui di Diskominfo Provinsi Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Kamis, 27 Agustus 2026.

    Buyung menjelaskan, pemantauan terhadap perkembangan karhutla dilakukan secara berkelanjutan oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kaltim. Pemantauan dilaksanakan selama 24 jam untuk mengetahui perkembangan sebaran titik panas dan kejadian karhutla di daerah.

    “Pemantauan dilakukan selama 1 x 24 jam, terutama terhadap informasi sebaran titik panas atau hotspot dan kejadian karhutla. Dalam pelaksanaannya kami juga berkolaborasi dengan mitra kebencanaan seperti BMKG dan Kementerian Kehutanan,” jelas Buyung.

    Berdasarkan data yang bersumber dari Sistem Monitoring Karhutla (Sipongi) Kementerian Kehutanan, tercatat 14.795 hotspot di Kaltim sepanjang 1–26 Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 820 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi, 503 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, serta 13.472 titik dengan tingkat kepercayaan sedang.

    Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 6.004 titik. Selanjutnya Kutai Timur sebanyak 3.003 titik, Kutai Kartanegara 2.426 titik, Paser 1.934 titik, dan Kutai Barat 853 titik.

    Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Kaltim juga melakukan sejumlah langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Salah satunya dengan menyiagakan serta memobilisasi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) internal beserta sarana dan prasarana karhutla apabila dibutuhkan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.

    “Personel dan sarana prasarana kami siagakan dan dapat dimobilisasi apabila dibutuhkan. Jadi respons akan disesuaikan dengan perkembangan kejadian karhutla di lapangan,” kata Buyung.

    Selain kesiapan personel, BPBD Kaltim juga mendistribusikan logistik kebencanaan kepada BPBD kabupaten dan kota sebagai bagian dari kesiapsiagaan sekaligus mendukung respons ketika terjadi bencana.

    Buyung menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), relawan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), Masyarakat Peduli Api (MPA), Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), hingga komunitas relawan lainnya.

    “Kesiapsiagaan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, komunitas, dan instansi terkait terus kami tingkatkan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi karhutla,” ujarnya.

    BPBD Kaltim juga melakukan pendampingan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan dokumen rencana kontingensi (Renkon) karhutla serta pelaksanaan table top exercise (TTX) dan simulasi bencana.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Kaltim memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi risiko karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan potensi musim kemarau di sejumlah wilayah.

     

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan karhutla
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kaltim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Lahan Perkebunan

    Agustus 27, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Satpol PP Perkuat Edukasi Warga Cegah Karhutla dari Tingkat Kelurahan

    Agustus 27, 2026

    Tak Sekadar Turun Saat Bencana, Satlinmas Samarinda Didorong Aktif Mitigasi

    Agustus 27, 2026

    Siapkan Pemantauan Karhutla, Anggota Dewan Diminta Turun ke Dapil

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hotspot Karhutla Capai 14.795 Titik, BPBD Kaltim Siagakan Personel dan Logistik

    Ratu ArifanzaAgustus 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat kesiapsiagaan dalam…

    Kaltim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Lahan Perkebunan

    Agustus 27, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026
    1 2 3 … 3,302 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.