Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Ribuan Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca di Bontang Terancam Kedaluwarsa
    Daerah

    Ribuan Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca di Bontang Terancam Kedaluwarsa

    SeliBy SeliMarch 5, 2022Updated:March 5, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Adi Permana.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Pemberian vaksinasi Covid-19 masih terus dilakukan di Kota Bontang. Namun Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang telah membatasi penambahan jumlah vaksin dari pemerintah pusat, lantaran ribuan dosis vaksin belum tersalurkan, bahkan vaksin jenis AstraZeneca dan Pfizer terancam kedaluwarsa.

    Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana kepada Insitekaltim.com, Jumat (4/3/2021).

    Adapun saat ini vaksin AstraZeneca, Pfizer dan Sinovac  yang disimpan di gudang penyimpanan Farmasi Bontang, jika ditotalkan sekitar 30 ribu dosis lebih.

    “Per jenis sekitar 10 ribu dosis yang belum disalurkan. Sementara masa kedaluwarsa sudah cukup singkat untuk jenis vaksin Pfizer dan AstraZeneca,” terangnya.

    Karena hal tersebut pemerintah pusat sudah mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang untuk sementara tidak mengeluarkan vaksin AstraZeneca dari dalam gudang sampai ada imbauan lanjutan, sehingga yang saat ini digunakan merupakan vaksin jenis Pfizer dan Sinovac

    “Vaksin AstraZeneca dari pusat diimbau untuk disimpan dulu. Yang kita pakai sekarang vaksin Pfizer dan Sinovac,” jelasnya.

    Adapun vaksin AstraZeneca hanya mampu bertahan enam bulan. Begitu halnya vaksin Pfizer, namun vaksin jenis ini masih dapat ditoleransi karena beberapa kondisi. Sedangkan Sinovac bisa bertahan hingga satu tahun.

    Adi Permana menerangkan, jika sudah saatnya vaksin kedaluwarsa, maka pihak kesehatan akan melakukan pemusnahan dengan skema pemusnahan limbah medis.

    “Jika sudah kedaluwarsa, ya nanti dimusnahkan seperti musnah limbah medis pada umumnya,” tuturnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Letkol Arh Choirul Huda mengimbau masyarakat untuk divaksin. Bukan karena takut kadaluwarsa namun karena tingkat vaksinasi menjadi parameter penentuan tingkat PPKM.

    “Jika vaksinasi terus stagnan dan angka kasus baru terus meningkat di atas 100-150 jangan salahkan pemerintah jika Bontang turun ke PPKM Level 4,” tegasnya.

    Jika hal tersebut terjadi, pemerintah akan kembali menerapkan beberapa batasan yang tentunya akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Pola pikir masyarakat itu harus diubah, jika tidak dampaknya mereka pun yang merasakan sendiri nantinya,” pungkasnya.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Adi Permana Pemkot Bontang Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Arh Choirul Huda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Perdana Ikuti Penilaian Kota Pangan Aman, Dinkes Sebut Jadi Ajang Evaluasi

    July 27, 2026

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Aktif Jalani Pengobatan HIV, Masih 2.211 Orang Penderita di Samarinda

    July 24, 2026

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Nur AjijahJuly 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat laju pertumbuhan ekonomi 2025, berada di…

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026

    Dua Wakil Indonesia Siap Bersaing di Srikandi Merdeka Cup 2026

    July 27, 2026

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,242 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.